Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dendam Anak Tiri

Dendam Anak Tiri

tanya Andrio hati-hati, berharap tidak menyinggung gadis itu. Gadis itu menggeleng. "Udah lama, Bang." "Sakit di telinga adek bisa jadi karena kebanyakan kotoran. Bersihin dulu kotoran di telinganya, ya," suruhnya. "Tapi emangnya beneran karena kotoran aja ya, Bang. Bukan karena ada penyakit lain? Aku takut soalnya kadang rasanya sakit banget, nyeri gitu kayak berasa ditusuk pakai jarum."
1010.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 333 kali sebagai lubang kecil di telinga berbau
Baca
+Pustaka
Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Terdengar seguk kecilnya di telinga Angon Luwak. Angon Luwak masih saja bengong. Melompong. -o0o-
98.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 315 kali sebagai lubang kecil di telinga berbau
Baca
+Pustaka
1KG BERAS DARI IBU

1KG BERAS DARI IBU

Kedua kakinya pun tak bisa lagi di rapatkan karena setiap pahanya saling bersentuhan, rasa perih dari luka itu tak tertahankan. Benjolan kecil-kecil seperti bruntusan itu mengeluarkan darah bercampur nanah yang membuat aroma tubuhnya menjadi bau anyir dan seperti berbau busuk. Bahkan dari dalam kema**annya keluar lendir berwarna putih kehijauan yang sangat menyengat baunya. Setiap kali lendir itu keluar, nyeri hebat di perut bagian bawahnya terasa amat menyiksa. Ia bahkan sampai menangis berguling-guling saking sakitnya.
9.9176.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.3K kali sebagai lubang kecil di telinga berbau
Baca
+Pustaka
LANTING BRUGA

LANTING BRUGA

Setelah cangkang telur berlubang, cahaya terang kembali muncul dari dalamnya, tapi kemudian berangsur-angsur lenyap. "Aishhh ..." Lanting Beruga menutup hidungnya saat mencium aroma dari dalam telur, aromanya tidak busuk, tapi tercium aneh yang membuat perut menjadi mual. "Ini makanan terburuk yang pernah aku makan ..." gerutu pemuda itu. Sambil menutup hidungnya, Lanting Beruga menelan habis semua isi didalam telur tersebut, tanpa tersisa. "Masih enak ..." ucap pemuda itu, meski dia masih mengeluh mengenai aroma telur yang aneh.
9.33.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85.6K kali sebagai lubang kecil di telinga berbau
Tampilkan Ulasan (1034)
Baca
+Pustaka
Insan Perantau
sangat menarik jalan cerita..menunggu bab selanjutnya terasa debar di hati menantikan cerita seterusnya.Seakan diri termasuk dalam cerita menantikan lawan yang akan ditewaskan. Rakan- rakan seperjuangan juga menarik isi cerita menghadirkan sebuah cerita yang hebat. Seni pertarungan yang menarik lag
Jayashree
Kalo kamu dijodohkan sosok kaya, rupawan dan sempurna gimana gais? Sayangnya Zora menolak dengan pasti dan memilih kekasihnya yang sederhana. Ayahnya tidak bisa membiarkan hal ini dan berencana untuk menghancurkan kekasih dari putrinya. Hemm gimana kelanjutannya? Mampir ya di "Arti Cinta Untuk Zora"
Baca Semua Ulasan
Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Derit lirih terdengar dari engsel pintu berukir kepala ular saat pintu menara itu terbuka perlahan, seperti menyambut tamu-tamu yang telah ditunggu-tunggu sejak lama. Kabut tipis berwarna ungu menyelinap keluar bersama bau menyengat—campuran logam karat dan rempah membusuk—yang menusuk langsung ke pangkal hidung Helena. Ia terbatuk ringan, lalu menutup hidungnya dengan kain kecil yang disiapkan sejak awal agar racun tidak terhirup.
1052.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai lubang kecil di telinga berbau
Baca
+Pustaka
Waspadalah, Pangeran! Aku Bukan Istri Lemah yang Kau Kenal

Waspadalah, Pangeran! Aku Bukan Istri Lemah yang Kau Kenal

HOSH. Suara tarikan napas Chenxiao terdengar seperti peluit ketel uap yang nyaris meledak. Jubah berburunya sudah basah kuyup oleh keringat yang berbau tak sedap, campuran lemak dan sisa-sisa racun alkohol yang selama ini ditumpuk oleh Ling Yi.
109.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 220 kali sebagai lubang kecil di telinga berbau
Baca
+Pustaka
SUNAN ZUNUNGGA

SUNAN ZUNUNGGA

Tuba Lilin menutup wajahnya yang memerah. “Bisa-bisanya kau!” Minak Hijau berteriak sambil menutup lubang hidungnya. Sebuah gas berbau tajam seperti bau umbi-umbian busuk menyerang penciuman mereka saat ini. Elang berkepala sembilan yang memiliki 9 penciuman tajam langsung menukik ke arah rombongan remaja yang tiarap di antara akar besar pohon.
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai lubang kecil di telinga berbau
Baca
+Pustaka
Pendekar Kujang Emas

Pendekar Kujang Emas

tanya Indra. “Hidungku gatal, Kakang.” Lingga memejamkan mata dan seketika saja ia melihat dua asap yang bergerak ke arahnya. “Bau busuk itu berasal dari dua orang yang berbeda. Bau ini seperti bau busuk racun kalong setan. Aku harus segera melapor pada Guru Ganawirya.”
9.4223.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.8K kali sebagai lubang kecil di telinga berbau
Tampilkan Ulasan (51)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y kk LEGENDA RAJA PENDEKAR Kisah perjalanan seorang pendekar muda bernama Jiu Long, hingga mencapai tingkat derajat tertinggi di dunia kependekaran saat itu. Menjadi orang nomor 1 di dunia persilatan dan mendapat julukan sebagai RAJA PENDEKAR. Jangan lupa mampir ya. Terima kasih...
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang yang Legendaris, dia juga memiliki bakat yang besar dengan Tubuh Kaisar Langit. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Kurir Pemilik Sistem

Kurir Pemilik Sistem

Angin sore mulai masuk melalui celah-celah dinding, membawa bau tanah dan dedaunan kering. Wandi tertidur dengan senyuman di wajahnya.
10528 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai lubang kecil di telinga berbau
Baca
+Pustaka
Dua Wajah Sang Kaisar

Dua Wajah Sang Kaisar

Ia mendengar derit halus dari arah bawah bangunan—suara yang nyaris tidak terdengar, namun cukup mengusik insting yang sudah terlatih waspada sejak hari pertama ia tertangkap. Ia bangkit, melangkah mendekati jendela sempit kamarnya, mengintip ke luar lewat celah kisi-kisi kayu. Tidak ada yang terlihat mencurigakan di permukaan—hanya kegelapan malam yang pekat dan suara jangkrik yang biasa. Namun hidungnya menangkap sesuatu yang lebih jelas: aroma tajam minyak yang tidak biasa, menyengat, bercampur dengan bau belerang yang familiar baginya dari ingatan masa kecilnya soal bahan bakar berbahaya.
10469 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai lubang kecil di telinga berbau
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status