Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Luka dalam Pernikahan

Luka dalam Pernikahan

Arka menggamit lengan Rinta dan mengajaknya keluar kamar *** Ocha baru membuka matanya setelah Rinta dan Arka meninggalkan ruangan. Dia menggigit bibirnya. Memutuskan tidak akan membiarkan mertuanya atau bahkan Arka menyakitinya lagi. Ponsel Ocha berdering, nama Indra muncul di layar. Kebetulan, Ocha kembali meminta pertolongan dari Indra. *** Selesai mengantar Mami sampai rumah, Arka langsung memacu motornya kembali ke rumah sakit.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai luka cita pdf
Baca
+Pustaka
Kita yang Terluka

Kita yang Terluka

Nasib … nasib …. Masa lalu Indra bisa dibaca di ceritaku yang berjudul “TITIK NADIR SANG PENDOSA.” *Pian handak kemana? Handak dicari akan taksi kada? = Kamu mau kemana? Mau dicarikan taksi atau tidak? *Kada usah, Cil, sudah ada yang handak meambili. = Tidak usah, sudah ada yang menjemput. *Bungas banar = Cantik sekali.
1017.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 704 kali sebagai luka cita pdf
Baca
+Pustaka
Takdir Cinta Kita

Takdir Cinta Kita

"Wajahmu kenapa pucat. Kamu lelah? apa kamu sakit?" Nita menatap Laila dengan wajah serius. Setelah Ia menelan nasi yang barusan Ia makan. Laila sekejab menoleh. Meski tangannya lagi sibuk menata rambutnya yang Ia kuncir. "Mungkin aku lelah saja. Karena habis kuliah tadi habis ngejar angkot yang ketinggalan." "Ya sudah, soalnya wajahmu terlihat pucat banget. Seperti orang yang kurang darah."
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai luka cita pdf
Baca
+Pustaka
Menikahi Luka

Menikahi Luka

Aku menangis di bawah malam Dengan rasa sesak yang tak terpendam Semua yang terjadi adalah kelam
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai luka cita pdf
Baca
+Pustaka
Tuan Sutradara Dan Nona Aktris

Tuan Sutradara Dan Nona Aktris

Livia mengerutkan keningnya. "Coba aku lihat seperti apa persisnya pesan dari dia. Boleh?" tanya Livia. "Ini, coba deh baca, Liv," jawab Kiara sambil memberikan ponselnya pada Livia. Kening Livia semakin berkerut setelah membaca pean Kafka itu.
9.240.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai luka cita pdf
Baca
+Pustaka
LUKA TAK BERDARAH

LUKA TAK BERDARAH

ucap salam Cindy dalam pesan singkat smsnya. “Wa’alaikumussalam. Iya nggak apa-apa tuan putri, aku juga minta maaf kalo candaanku tadi bikin kamu sebel dan jutek,” balas salam Eguh dalam pesan singkat smsnya. “Sama-sama. Oh ya, Guh, gimana pengumuman Bidik Misinya?” tanya Cindy dalam pesan singkat smsnya. “Alhamdulillah diterima, Cin. Gimana Cin, sudah ta ni beres-beres barang bawaannya yang akan dibawa ke pesantren?” balas Eguh dalam pesan w******p.
96.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai luka cita pdf
Baca
+Pustaka
Antara Luka dan Rasa

Antara Luka dan Rasa

ujar Reka sambil menggeleng-gelengkan kepala. "Jangan berkomentar." Kira berjalan ke arah Reka yang menunggu di gerbang perpustakaan. Dengan malas ia memberikan buku dan barang yang sedari tadi ia pegang asal ke tangan Reka, lalu dengan sigap Reka membawakan barangnya. "Harusnya kita mengerjakan tugas kelompok ini bersama," ucap Kira mengeluh. "Maaf ya, Ra. Aku harus latihan karena pertandingan besok lusa. Menggantikan Kak Jiel karena kakinya cedera, jatuh dari motor," jelas Reka sambil memasang wajah memelas.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai luka cita pdf
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status