Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Surat Kecil Dari Mama

Surat Kecil Dari Mama

Sebuah lukisan bergambarkan dirinya tengah tersenyum dengan bunga Lily yang terpasang di telinga. Karlina terharu. "Ini untuk Tante Mama. Terima kasih sudah mau membawa Yara ke sini, dan terima kasih karna telah mendukung semua mimpi Yara bahkan Tante Mama saja tidak pernah mempermasalahkan kedatangan Yara." gadis itu menarik nafas panjang. "Karya pertama Yara untuk Tante Mama, semoga Tante Mama suka."
105.4K viewsOngoingAdded to Library 189 Times as lukisan di talenan kayu simple bunga
Read
+Library
Lady Madeleine, Yang Mulia Tak Ingin Melepaskanmu!

Lady Madeleine, Yang Mulia Tak Ingin Melepaskanmu!

Setelah guru itu pergi, ruangan kembali sepi. Madeleine memandangi bunga sutra buatannya yang terletak di atas meja. Bentuknya belum sempurna. Beberapa kelopak masih terlihat tidak rata, tapi bunga itu sudah selesai. Ia mengangkatnya perlahan, lalu membawanya pergi dengan hati-hati. Malam itu Madeleine menunggu di kamar Lucas. Di atas meja tergeletak hasil kreasinya, sebuah hiasan bunga kecil dari kain sutra yang belum terlalu rapi.
9.248.9K viewsOngoingAdded to Library 1.9K Times as lukisan di talenan kayu simple bunga
Show Reviews (36)
Read
+Library
Ace Portgas
ini serius udah beberapa hari ini gak update lg?authornya lg sakit kah atau lg ada masalah? sumpah tiap malem nungguin up novel ini terosss.. kalau sakit mudah2an cepat sembuh ya thor,kalau lg ada masalah semoga lekas beres,lancar urusannya.. ditunggu update terbaru,SEMANGAT THOR!!!
ani
author, saat ini novelmu yg bikin sy semangat beli koin,, asli,, sumpah,, jangan mandeg di tengah jalan ya,, kasih keterangan donk sekedar memberi kabar di komentar kayak beberapa waktu lalu.. biar tdk menggantungkan harapan readermu ini... kl soal reader srg kritik2 alur pasti author sdh kebal kan?
Read All Reviews
Jenderal dan Pembunuh Bayaran Wanita

Jenderal dan Pembunuh Bayaran Wanita

Gambar ini—” Ia mengulum senyum, lalu melanjutkan lambat, “Hanya bisa disebut coretan acak…?” Ia melipat tangannya di depan dada, melanjutkan dengan dagu terangkat, “Tuan Muda lebih cocok menggambar pemandangan hutan bambu. Ah, juga anggrek. Sama sekali tidak berbakat dalam menggambar garis-garis dengan banyak lengkungan seperti ini. Lihat saja betapa berantakannya gambar ini, mengapa tidak membuat Feng Ba menggambar untuk Anda?”
1012.2K viewsCompletedAdded to Library 427 Times as lukisan di talenan kayu simple bunga
Read
+Library
ZORA Pupus Sebelum Mekar

ZORA Pupus Sebelum Mekar

lirih Lisa. Ryan membuka kain putih penutup lukisannya. Memperlihatkan hasil goresan kuas di atas kanvas. Lukisannya belum selesai, tinggal menyempurnakan pada beberapa bagian. Dua kuntum bunga mawar layu di genggaman tangan seorang wanita. Gambar itu yang ada dalam lukisan Ryan. “Kenapa bunga layu?” tanya Lisa heran. “Lihat ini,” tunjuk Ryan pada sebuah tulisan di pojok bawah kanan.
3.9K viewsCompletedAdded to Library 133 Times as lukisan di talenan kayu simple bunga
Read
+Library
Kembalinya sang Ahli Waris

Kembalinya sang Ahli Waris

Lantai rumah berserakan akan pecahan kepingan mulai dari sebuah tempat berbentuk segitiga sebagai tempat untuk meletakkan abu tembakau. Kemudian sebuah tempat berbentuk silinder, tingginya tak sampai 100 cm, dan dihiasi dengan lukisan ayam jago dan matahari pagi di padang rumput yang luas sebagai tempat untuk menaruh bunga. Serta sebuah tempat berbentuk bulat besar dan cukup tinggi dengan lukisan wajah istri yang sangat ia cintai, yang biasa untuk Tuan Alexi minum. Dan semuanya itu terbuat dari tanah liat.
105.7K viewsOngoingAdded to Library 200 Times as lukisan di talenan kayu simple bunga
Read
+Library
Istri Yang Dilupakan CEO

Istri Yang Dilupakan CEO

Semuanya tampak sama. Seperti hasil lukisan Bianca ini. Menurut Karen, lukisan itu biasa saja. Lukisan jarak dekat sebuah bunga di atas tanah. Warnanya pun biasa kuning. Masih banyak lukisan yang lebih bagus, tapi Leon masih saja termenung memandangi lukisan menantunya itu.
1018.5K viewsCompletedAdded to Library 591 Times as lukisan di talenan kayu simple bunga
Read
+Library
Aroma Dalam Mimpi

Aroma Dalam Mimpi

Lukisan-lukisan terpajang rapi, memperlihatkan detail yang mungkin terlewat dengan pencahayaan biasa. Sebagian besar lukisan menggambarkan lanskap alam—pegunungan berkabut, danau yang memantulkan langit senja, dan padang bunga liar berwarna cerah. Ada juga lukisan bunga dalam vas kristal, kelopaknya tampak begitu lembut, serta siluet wanita misterius yang mengundang rasa penasaran. Namun, bukan hanya lukisannya yang menarik perhatian Elena. Aroma ruangan itu juga memikat.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as lukisan di talenan kayu simple bunga
Read
+Library
Selangkah Berjejak

Selangkah Berjejak

Sena masih sibuk berbicara dengan lawan bicaranya. Azlan mencari beberapa tumbuhan menjalar, ia berinisiatif membuat sesuatu lagi. Ia tidak tau hendak membuat apa, yang jelas ia tidak diam di tempatnya begitu saja. Ia mengumpulkan tumbuhan itu, membuat sebuah lukisan dari kumpulan daun-daun yang di bentuk rapi itu. Pertama ia belum berpikir tentang tema. Ia mencoba mencari inspirasi, ia melihat seekor burung terbang dengan anggun. Ia tersenyum menatapnya dari jauh.
103.1K viewsCompletedAdded to Library 93 Times as lukisan di talenan kayu simple bunga
Read
+Library
Kesempatan Kedua Di Tanah Jajahan

Kesempatan Kedua Di Tanah Jajahan

Dengan tangan yang mulai gemetar, Clarissa menarik gulungan kalkir kedua, ketiga, hingga kelima. Semuanya dipenuhi oleh coretan detail wajah wanita yang sama dari berbagai sudut. Ada sketsa yang memperlihatkan wanita itu sedang menunduk layu di bawah temaram lampu minyak, ada yang memperlihatkan profil sampingnya yang tegas, dan yang paling membuat darah Clarissa mendidih adalah sebuah lembaran kalkir besar yang memperlihatkan wanita pribumi itu sedang tersenyum teramat manis dengan latar belakang guguran bunga di bawah pohon kamboja.
788 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as lukisan di talenan kayu simple bunga
Read
+Library
Bukan Bunga Bakung

Bukan Bunga Bakung

ucap Maryamah kembali membuka pembicaraan. “Wuih, betul mba. Di kita biasa dikenal dengan Bakung kan mba ya? Itu bunga kesayangan kedua orang tuaku mba,” Diandra mencoba mengkonfirmasi bunga Lili yang disebutkan Maryamah sebagai bunga Bakung. “Iya Di. Bunga cantik ini di Jakarta biasa dikenal sebagai bunga Bakung. Selain itu, varian bunga ini juga banyak betul dan hampir semuanya cantik-cantik,” tambah Maryamah menjelaskan.
960 viewsOn holdAdded to Library 26 Times as lukisan di talenan kayu simple bunga
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status