DIJODOHKAN MAMA
Aroma campuran vanilla dan citrus langsung menyapa hidungnya, Lantai marmer putih mengilap, musik instrumental pelan terdengar dari speaker tersembunyi, dan beberapa karyawan menyambutnya dengan sopan.
“Selamat datang di Lumière,” sapa resepsionis dengan senyum hangat.
“Sudah reservasi untuk full treatment, ya?”
Ziva mengangguk sambil tersenyum ramah. “Iya, udah. Dan tolong jangan buru-buru, ya. Aku pengen hari ini bener-bener slow living.”
“Siap, Bu.”
Ziva duduk di sofa empuk ruang tunggu, mengusap perutnya pelan.
Hot Chapters