Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kiara

Kiara

Bingung, dia berbalik. Berdiri di depannya adalah seorang wanita muda yang tidak bisa dia katakan bahwa dia pernah melihatnya. Tatapan terkejutnya menelusuri pakaian wanita yang keterlaluan itu; garis leher berpotongan rendah yang tidak meninggalkan imajinasi, lengan pendek, gaun mini yang sangat kontras dengan gaun makan malam sederhana Kiara. "Aku berani bertaruh kamu bertanya-tanya siapa aku."
5.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 179 Beses bilang gillian flynn
Read
+Library
LILY

LILY

Kringg ... Kringg ... Bunyi bel pintu yang terbuka menandakan jika ada orang yang masuk ke dalam butik. Orang itu adalah Lily dan Rachel. Keduanya saat ini sedang berada di butik Aunty Sera. Aunty Sera yang kebetulan sedang berada di butik langsung menghampiri mereka. Saat mereka masuk ke dalam, Lily terkesima dengan desain interior yang berada di butik ini. Rasanya Lily ingin berada di sini lebih lama. Butik Aunty Sera di New York lebih besar dibandingkan dengan di Jakarta. Butik disini ada tiga lantai. Lantai satu dan dua digunakan untuk memajang koleksi baju dan di lantai tiga berisi ruangan Aunty Sera serta tempat yang digunakan untuk meeting atau pertemuan penting dengan klien.
105.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 150 Beses bilang gillian flynn
Read
+Library
Vivian

Vivian

"Apakah kau tahu rasanya menjadi calon Pengantin pria tua licik? Yang mampu membunuh siapa saja?" "Aku memang tak pernah berada di posisi itu, tetapi aku mengerti perasaan wanita-wanita ...." Perkataan perawat terpotong saat Vivian melerai tangannya dengan kasar. "Omong kosong!" Vivian membelakangi perawat. Ia duduk di tepi pembaringan. Berpikir, bagaimana caranya dapat kabur membawa Aglo. Ia melirik makanan di meja. Lalu, meraih dan mulai mencicipi. "Kuharap tak ada obat bius di dalam makanan ini," imbuh Vivian tanpa menatap perawat yang masih berdiri mengamatinya.
2.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 117 Beses bilang gillian flynn
Read
+Library
SHANIA

SHANIA

Ia tidak perlu menanyakan itu, tapi tabiatnya yang usil dan ketertarikannya yang besar pada segala polemik dan hal-hal baru yang menarik dan kontroversial membuat mulutnya menanyakan pertanyaan tak penting itu. Lirikan tajam Bianca tertuju pada Ellen sebagai jawaban atas pertanyaannya. Tapi Bianca tak punya waktu untuk membatin Ellen. Ia menarik lirikan menakutkannya dan kembali mengumpat Shania, "Dia pikir dia itu siapa? Dia ingin menggantikan posisi ibuku dan bersanding dengan ayahku? Dia benar-benar tidak tahu aturan. Dia hanya gadis yang tidak jelas asal-usulnya. Dia benar-benar tidak layak untuk ini!" "Oh," sahut Ellen, "tidak jelas asal-usulnya?"
108.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 308 Beses bilang gillian flynn
Read
+Library
Gina

Gina

Kedua adiknya benar-benar terkejut dengan reaksi Danan. "Kami tidak tahu mengenai hal ini bang, tapi apa abang tahu kak Gina berada di bawah pengawasan psikolog?" Suara Marva menghentikan tangisan Danan, pria itu menatapnya keheranan. "Kak, kak Gina mengalami depresi dan baby blues." Kini suara Keenan yang terdengar.
102.4K viewsOn holdIdinagdag sa Library 65 Beses bilang gillian flynn
Read
+Library
RIAN RAINA

RIAN RAINA

Raina bertanya karena Rian sedari tadi terus menatapnya. Rian tersenyum, “Cuma heran aja makin hari kok pacar gue makin cantik.”. “Gombal mulu kerjaan lo.” Raina terkekeh. “Gue ngomong sesuai fakta.” “Udah tahu kalau Wanda udah pindah?” tanya Raina. Rian mengangguk, “Dikasih tahu Andi tadi pagi.” “Gue dikasih tahu Luna. Dia paling update kalau soal berita-berita terbaru di sekolah. Jangankan sekolah, berita artis aja dia ngikutin.”
9.352.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.6K Beses bilang gillian flynn
Read
+Library
Jodi Ruman

Jodi Ruman

Afi mencium tangan seorang wanita paruh baya yang baru saja menuruni taksi online. Wanita itu adalah Kikan, mamanya. Meskipun sebagian besar rambutnya sudah memutih, keriput di wajah Kikan tidak terlalu kentara. Tubuhnya tidak gemuk dan tidak kurus. Tidak ada lemak di perut dan lengan atas yang menggelambir. Bisa dibilang masih terlihat kencang. Punggungnya masih tegak dan caranya berjalan tidak menunjukkan masalah persendian di lutut. Bahkan dia masih mengenakan heels lima senti. Dia terlihat sangat bugar untuk ukuran wanita berusia 52 tahun.
8.716.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 673 Beses bilang gillian flynn
Read
+Library
BUT HER FLY

BUT HER FLY

katanya tanpa basa-basi, matanya seperti ingin menelusuri setiap inci dari dirinya. Clara mengangguk pelan, merasa sedikit tidak nyaman. "Ya, saya... Butterfly," jawabnya, suara yang hampir tenggelam dalam keheningan yang mengisi ruang itu. Lara memberi senyum tipis, mencoba meredakan ketegangan yang semakin mencuat. “Jangan khawatir. Kami sedang mengatur beberapa hal.”
8586 viewsOngoingIdinagdag sa Library 16 Beses bilang gillian flynn
Read
+Library
Nayla

Nayla

Dan Biyan, desainer gaun pengantinnya yang memiliki ciri khas yang rumit serta aplikasi bordir bercorak flora yang manis dengan manik-manik. "Gue ke toko buku nyari apa ya," gumam Nayla seorang diri, bingung. Tangannya memilah novel yang ada di rak depannya, kemudian dikembalikan lagi. Tak satupun buku yang menarik perhatiannya, setelah kurang lebih 30 menitan dia memutari tiap rak sesekali meneliti buku yang dia pegang.
9.420.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 466 Beses bilang gillian flynn
Read
+Library
Karrie Karina

Karrie Karina

Karrie sedikit tersentak dengan adanya Natalia yang notabene musuh Karina. Karina harus bersyukur akan kedatangan Karrie, karna kedatangan sahabatnya ini, Fanny tak jadi menceramahinya tentang makanan instan. Dan dia akui Karrie tampak tampan dengan hoodie hitamnya. "Eh, Nana sini," ucap Fanny sembari mendekat kepada anak berumur 6 tahun yang dibawa Karrie. Fanny menggendong Nana lalu membawanya ke dapur.
103.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 115 Beses bilang gillian flynn
Read
+Library
PREV
12
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status