NODA
"Udah, Dady?"
"Mbak?!' bentakku.
"Sorry, kebiasaan."
"Nye, Dady? Apa maksudnya?" tanya Tita bingung.
"Tamunya suruh masuk dong, Nye," tegur Mbak Mayang.
"Nggak usah, Sus, saya mau pamit, sudah mau maghrib, sepertinya Tita sangat kangen sama sahabatnya," pamitnya yang tentu kusambut dengan senang hati.