Istri Muda Tuan Sadis
"Ayo kita pergi, Lau,"
"Apa kamu mau kehabisan darah?" seru Mada, sengaja agar Arif berhenti. "Setelah membuatmu babak belur seperti ini, kamu masih saja membelanya, hah?" Mada melongok, melipat tangannya di atas jendela mobil. Dia menyeringai memandang Arif.
Arif diam saja, tapi juga mempertimbangkan ucapan Mada. Bagaimanapun juga, dia cukup tersinggung dengan tindakan gila Tama, karena tega membuatnya babak belur. Arif sudah sangat setia pada pria itu.
Bab Populer