Jadi Simpanan Mafia
“Eegh—“ Naeva makin menggerang karena cekikan di lehernya semakin kuat, menyesakkan napasnya. Namun, meski ketakutan, tubuhnya tetap terperangkap, tak mampu melawan dominasi pria itu. Mata Ghazven tak menunjukkan amarah, tak pula gairah berlebihan. Melainkan ketenangan menyeramkan. Tenang, seperti predator yang tau mangsanya tak akan bisa kabur ke mana pun.
“Tuan.”
Suara Rega yang terdengar dari balik pintu membuyarkan ketegangan satu sisi itu. Sebening kaca, suara tangan kanan Ghazven itu menembus atmosfer panas di ruangan, membuat tangan sang mafia berhenti tepat sebelum ia menarik habis dress yang menggantung di tubuh Naeva.
“Tuan Rakson kembali dari Amerika dan meminta Anda untuk pulang
Bab Populer