Dikejar Lagi Oleh Suamiku
Aku yakin ini Ibu Fatma—wanita yang dulu menikah dengan ayah sambungku, wanita yang membesarkan Sarayu dan Sanur, tapi mengapa dia bersikap seolah tak pernah mengenalku?
"Saya Mahira. Apa anda tidak mengenali saya, Bu?" tanyaku lagi untuk menyakinkan jika dia tak berbohong.
"Maaf, Nak. Saya tidak kenal dengan anda dan saya bukan Fatma, nama saya Rahma."
"Oh maaf, saya kira anda orang yang saya kenal. Wajah anda sama seperti ibu sambung saya," kataku seraya meminta maaf.
"Ah tidak apa-apa. Kalau begitu saya pamit dulu ya," sahutnya menyunggingkan senyum. Dia melewatiku begitu saja seraya meninggalkan aroma khas lavender yang familiar dan terasa asing dalam ingatanku.
Bab Populer