Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Renjana

Renjana

usulku, karena cacing-cacing diperut ini sudah meronta-ronta. “Iya, tante juga sudah lapar, ayo, Dika,” kami menuju stand makanan yang letaknya persis berhadapan dengan stand patiseri, hanya ada dua kupon, jadi otomatis si ‘anak setan’ itu tidak bisa makan. Penjaga stand makanan adala ibu Risa, guru kewirausahaan yang memiliki suara sangat lembut dan sangat ramah, tanpa perlu banyak waktu, dia sudah ngobrol seru dengan tante Anna.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 123 Times as mai pen rai
Read
+Library
Istri Manja Tuan Indra

Istri Manja Tuan Indra

'Kak Indra dilihat dari deket memang manis, ya. "Lupakan soal perempuan yang tadi mau masuk, Kei. Orang masih jam istirahat kok, bentar lagi. Oh ya, kamu ke sini mau selain mau minta maaf mau apa lagi? Perlu sesuatu atau perut kamu kesakitan?"
102.9K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as mai pen rai
Read
+Library
Pemuas Hasrat Sang Paman

Pemuas Hasrat Sang Paman

Suara decapan bibir terdengar cukup nyaring, ciuman lembut pada awalnya kini mulai menjadi sangat panas seolah membutuhkan pelampiasan dan sesegera mungkin memburu kenikmatan. Belle, wanita 21 tahun itu benar-benar sudah tak lagi bisa menahan diri dan memasrahkan saja tubuhnya kepada sang Paman tak perduli betapa memalukannya hal itu. Ah, tunggu! Untuk apa juga dia merasa malu? Toh, Jelios juga sudah paham benar bagaimana bentuk tubuh Belle, dan bagaimana aroma tubuhnya bukan? Lagi pula, sekarang mereka sudah menjadi suami istri, jadi peran sebagai pemuas hasrat sang Paman sudah tak lagi memalukan untuknya.
9.5273.8K viewsCompletedAdded to Library 10.1K Times as mai pen rai
Read
+Library
MELEPAS BENALU

MELEPAS BENALU

seorang perempuan muda dengan kaus ketat dan celana selutut keluar dari rumah. "Ness?" Rikhi melambaikan tangan, perempuan itu tersenyum kaku saat melihat kearah Rikhi. "Boleh masuk Ness?" pinta Rikhi. Vanessa menganggukkan kepala. "Kenapa disuruh masuk," Mamah Vanessa menatap tak suka. "Biarkan saja Mah, dia teman satu kampus," jawab Vanessa. Vanessa membuka pintu pagar, memberi jalan agar kami masuk kedalam rumah.
9.4197.9K viewsCompletedAdded to Library 4.0K Times as mai pen rai
Read
+Library
Istri Tebusan Paman Mantanku

Istri Tebusan Paman Mantanku

Roti sisir keju menemaninya di sebuah pisin kecil berbentuk daun. Terdengar suara pintu pagar dibuka dari luar. Laureta menaruh cangkirnya di meja dan menoleh saat Ibu Minah berjalan cepat menuju ke pintu. Laureta tak menyangka jika Ivan akan segera pulang padahal ia baru saja berangkat. Mungkin Ivan melupakan sesuatu, pikir Laureta.
1018.5K viewsCompletedAdded to Library 684 Times as mai pen rai
Read
+Library
MENANTU PILIHAN IBU

MENANTU PILIHAN IBU

ujar pria itu sambil tersenyum. Ibu yang bersender sambil mengelus kepala Papa tersenyum penuh arti kepada pria itu. "Pak Romo, dialah Rumi, anak perempuan pertama Mas Rusli yang sebentar lagi akan menjadi menantu di rumah, Bapak.Saya sebagai ibunya mohon maaf jika Rumi berlaku tidak sopan hari ini."
2.4K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as mai pen rai
Read
+Library
PELAYAN KESAYANGAN MAFIA PEWARIS

PELAYAN KESAYANGAN MAFIA PEWARIS

Kedua tapak tangannya meremas dada Raihana yang mulai terasa perih. "Apa yang kamu makan? Kenapa kamu semanis ini?" Raihana memegang pinggiran bak mandi, menekan kening ke punggung tangannya, tidak sanggup menjawab. Hanya mampu mendesah dan merintih. Dia merasa geli menikmati gesekan kejantanan Tuan Xavier yang membuat kewanitaannya penuh sesak. "Kamu membuatku menjadi semanis kelinci, jika musuh-musuhku melihat betapa lemahnya aku saat bersamamu, mereka pasti tidak takut lagi padaku."
2.4K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as mai pen rai
Read
+Library
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

Tangannya asyik meremas paha Rasti yang terbalut rok mini ketat. "Preman jalanan modal otot gede doang mah gampang! Tetep aja bakal lewat kalau diadu sama otak licik abang!"
10.4K viewsOngoingAdded to Library 260 Times as mai pen rai
Read
+Library
Memoar Rasa

Memoar Rasa

-Max Helgaar (Kaki Melangkah, Hati Gelisah, Pikiran Berharap Indah, Tangan Menengadah) Aku menunggu di depan gerbang kedatangan. Aku memperhatikan satu-persatu orang yang keluar dari gerbang tersebut. Namun sekitar 5 menit menunggu, aku tidak bisa menemukan Bunga. Dan aku tidak menemukan ia diantara banyaknya orang yang datang. Namun tidak lama setelah itu.... ADA YANG MENUTUP MATAKU! AKU PANIK! TANGANKU SUDAH MENGEPAL KERAS! NAMUN ALANGKAH TERKEJUTNYA....
2.2K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as mai pen rai
Read
+Library
MENANTU PILIHAN IBU

MENANTU PILIHAN IBU

Sementara itu di tempat lain. Rika datang menemui Pur ke hotel tempatnya menginap. Rika mengambil gawainya dari dalam tas. Dicarinya nama Pur, tertera tulisan Secret Man. Dihubunginya melalui aplikasi bergambar gagang telepon berwarna hijau. "Aku sudah di depan hotel," kata Rika langsung tanpa basa basi, saat Pur mengangkat panggilannya.
1011.5K viewsCompletedAdded to Library 391 Times as mai pen rai
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status