Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sang Penunggu Pengantin

Sang Penunggu Pengantin

Tapi bukankah orang tua Mas Bayu sudah meninggal dan Kenapa aku bisa sampai disini? “Tapi Rara putri kita satu-satunya Pah, kamu tega mengorbankan putri kita satu-satunya Pah?!” bentak seorang wanita dengan suara yang bergetar. “Salah satu dari kita harus ada yang berkorban Mah, atau kita semua akan mati!!” tegas dari suara seorang pria. {Bersambung}
102.4K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as mai pen rai
Read
+Library
Teman Tapi Menikah

Teman Tapi Menikah

Beruntung Ksatria tidak merokok, jadi yang Rinai rasakan pagi itu adalah sensasi mint yang kemungkinan berasal dari permen Fisherman’s Friend favorit lelaki itu. Tangan Rinai yang tadinya hanya bergeming di sisi tubuhnya, kini terangkat untuk meremas pelan sisi kemeja Ksatria di bagian pinggangnya, apalagi ketika Ksatria membuat lidahnya ikut menari bersama. Lenguhan pelan Rinai membuat Ksatria membuka mata, kemudian tersenyum saat menyadari bukan hanya ia yang terlena akan ciuman tersebut.
108.2K viewsCompletedAdded to Library 205 Times as mai pen rai
Read
+Library
Candu Cinta Dokter Muda

Candu Cinta Dokter Muda

"Makanya, kalau aku manja gini, kalau aku nuntut ditemenin kamu, jangan ngerasa capek atau keberatan ya, Rai." "Enggak, kamu bakalan selalu bisa nemuin aku, apapun situasiku, bakalan ada terus buat kamu," ucap Rai setengah berikrar. Diangkatnya dagu Gendhis agar bisa menatapnya, "Kuminum dulu ocha buatanmu, baru kumakan kamu," ujarnya menyeringai.
1013.5K viewsCompletedAdded to Library 336 Times as mai pen rai
Read
+Library
TEMAN TAPI MESRA

TEMAN TAPI MESRA

Raga juga terlihat santai dengan celana pendek chino berwarna biru navy dan kaus oblong berwarna putih. Sesampainya di sana Raga dengan sigap membukakan pintu untuk Sasha, membuat Sasha menahan tawa. Ia selalu ingin tertawa saat Raga memperlakukan nya dengan manis. Seperti bukan Raga yang ia kenal. Beach Club yang mereka datangi malam itu terlihat sangat ramai, mungkin karena sedang libur musim panas. Beberapa orang tampak tertawa santai sambil minum bir di tempat duduk serba putih yang tertata rapi di tepi pantai.
1016.2K viewsCompletedAdded to Library 551 Times as mai pen rai
Read
+Library
Ramadhan Senja Di Taplau

Ramadhan Senja Di Taplau

Azize dan Umi Marwa ikut membereskan piring-piring dan sisa makanan dimeja bersama pembantu mereka. Sepeninggal Umi dan Abi, Azize kembali ke kamarnya, sambil berbaring dan mengambil ponsel. Tidak sengaja saat membuka situs informasi sekilas Azize membaca sebuah artikel mengenai pemilik Taplau Park Residence yang sekaligus distributor terbesar kerupuk Sanjay dari Sumatera barat. Azize kagum dengan puncak kejayaan yang Rama miliki saat ini, namun di pertengahan artikel yang ia baca, Azize sempat shock bahwa sang pemilik nya adalah gay.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as mai pen rai
Read
+Library
Merayu Kaisar Tua

Merayu Kaisar Tua

Dua wanita tercantik sedang berkumpul di sini, banyak wanita bangsawan memandang dengan iri pada kecantikan Li yulan dan permaisuri Shen Xin Yi yang bagai bulan dan Mentari yang bersinar terang. “Saudari Yulan, lama tidak bertemu. Semakin aku melihatnya, aku merasa kamu semakin cantik.” Ucap Permaisuri Shen Xin Yi. Identitas Permaisuri Shen Xin Yi tidak boleh lemah, dia adalah satu satunya putri perdana menteri. Umurnya sepuluh tahun lebih muda daripada kaisar saat ini. Meski kaisar tidak menunjukkan favoritismenya secara khusus, banyak orang masih memilih untuk menghormatinya.
9.614.0K viewsOngoingAdded to Library 433 Times as mai pen rai
Read
+Library
Hasrat Panas Paman Dingin

Hasrat Panas Paman Dingin

"Om mau berangkat sekarang?" Anindya Jenaya, gadis bertubuh mungil itu mendongak pada seorang pria dengan setelan jas rapi yang jauh lebih tinggi darinya. Ia dan pria itu—Devano Wijaya atau akrab ia panggil Om Devan, tengah berada di ruang makan untuk sarapan. Hal yang akhir-akhir ini jarang mereka lakukan karena entah mengapa, Devan jadi selalu berangkat lebih pagi dari biasanya.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as mai pen rai
Read
+Library
Rahim Penebus Dosa

Rahim Penebus Dosa

pintaku yang langsung diangguki Bi Rahmah. “Bi Kinta tolong suruh Rian cari tau soal keberangkatan Mas Jevin kemarin, semisal dia sama siapa dan pesawatnya berangkat jam berapa.” Aku harus menyelidiki kebenaran informasi dari Dewa. Aku tidak boleh menelan makanan bulat-bulat. Semua yang masuk ke mulutku harus kulumat lamat-lamat sebelum masuk ke pencernaan.
109.6K viewsOngoingAdded to Library 259 Times as mai pen rai
Read
+Library
PESONA PAMAN TAMPAN

PESONA PAMAN TAMPAN

“Benar juga. Tapi, siapa dia? Apa dia seorang mafia?” Tamika menggeleng kemudian mendekati pria tersebut. Dalam pandangannya, pria itu sangat rupawan dan berwibawa. Hidungnya yang mancung, bulu matanya yang lentik, dan bibirnya yang keriting, menambah kesan kharismatik pria itu. Dewasa sekali. Cklek. Pintu terbuka dari luar memerlihatkan Agnes yang tengah bergelayut manja di lengan Evan. Makisha menatap jijik pada keduanya.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as mai pen rai
Read
+Library
Sang Pengaman

Sang Pengaman

lanjut Rani, yang memberi isyarat bahwa Ato belum melepaskan genggaman tangan padanya. "Oh, iya ya ... maaf Ran, eh! Mbak Rani, kok ... aku jadi betah yah pegang tangan halusnya!" senyum Ato mengikuti Keni yang mengadopsi tebaran senyum seekor Simpanse. Akibat perilaku Ato, Rani langsung memukulkan tangan pada dada seorang lelaki yang baru dikenalinya itu.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as mai pen rai
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status