Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Modern maid

Modern maid

Mila menghela nafas, seandainya saja ia memiliki pekerjaan tetap dan banyak uang maka Mila tidak akan lagi mengizinkan bibinya bekerja. Di usia bibinya kini tentu sudah seharusnya beristirahat di rumah dan menikmati waktu senjanya dengan tenang. Tapi apa ini? Justru malah Mila yang menjadi beban hidup bibinya. Mila malu dan kesal pada dirinya sendiri yang merasa sangat tidak berguna. Dan bibinya yang begitu sangat baik dan sabar mengurusinya. *** Sesuai janjinya dengan sang keponakan, bi Marsiah menghadap sang majikan perempuannya yang terkenal sangat kaya raya.
1012.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 298 kali sebagai maia bernstein
Baca
+Pustaka
TOLONG, CINTAI AKU LAGI

TOLONG, CINTAI AKU LAGI

“Dia sedang mencoba menjatuhkan bisnis Georgina. Dia mengatakan kalau seseorang telah merekomendasikan butik itu, tapi dia kecewa karena gaun yang dia pesan tidak sesuai dengan harapannya.” “Tunggu!” Miranda tiba-tiba mengingat satu hal. “Apa ini salah satu caranya untuk….?” Dua bulan lalu Maia kembali. Dia bukan perancang busana tetapi dia ingin sekali memiliki butik. Dengan bantuan orangtuanya, akhirnya satu bulan kemudian dia memiliki butik. Dia mempekerjakan dua orang perancang busana di butiknya.
1011.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 273 kali sebagai maia bernstein
Baca
+Pustaka
ISTRI SEMPURNA DI HIDUP KEDUA

ISTRI SEMPURNA DI HIDUP KEDUA

Juan menggeleng-geleng, menatap Maia sambil berbisik, “Dia anak siapa sebenarnya?” Maia hanya tersenyum lebar. “Anak Juan O’Neil, tapi juga anakku,” Leo menoleh dan menatap Maia dengan ekspresi tenang, “Mommy, masih ingat kalau Mommy masih dalam masa uji coba?” Maia mengangguk pelan, pura-pura serius, “Tentu. Tapi kalau Mommy lulus seleksi, apa boleh Mommy minta ajarkan bermain saham?”
1029.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 753 kali sebagai maia bernstein
Baca
+Pustaka
Di Balik Pintu Gelap Diplomat

Di Balik Pintu Gelap Diplomat

Besoknya, Maira berangkat riset seperti tidak terjadi apa pun. Bahkan, gadis itu merahasiakan penemuannya dari Wisnutama. Langkahnya tetap tenang, raut wajahnya profesional, bahkan nyaris terlalu terkendali untuk seseorang yang semalam baru saja membuka pintu ke dokumen yang seharusnya tidak ia sentuh. Tidak ada gelagat gugup, tidak ada gerakan mencurigakan. Dari luar, Maira tetap mahasiswi riset yang sama yaitu diam, fokus, dan sedikit terlalu serius untuk usianya.
101.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai maia bernstein
Baca
+Pustaka
Anda juga akan menyukai
Novel Baru Update
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status