Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dear Mantan Suami

Dear Mantan Suami

“Kenzi, Mama pergi sebentar ya sama om Renal. Mau beli bahan masakan sebentar aja. Kamu tunggu di sini sama tante Linda ya!” “Iya, Ma. Jangan lama-lama perginya ya, Ma.” “Enggak lama kok. Sebentar aja, udah sore ini.” Indira pun masuk ke mobil bersama dengan Renal. Renal memberikan satu botol minuman kemasan rasa teh pada Indira. “Kamu dari tadi belum minum. Minum ini aja!” Indira menerima pemberian Renal. Indira baru merasakan haus setelah diingatkan oleh Renal. “Makasih ya, Mas buat tehnya.” Dia pun membuka tutup botol dan segera minum teh itu.
3.9K viewsCompletedAdded to Library 133 Times as mantra bumi coffee
Read
+Library
Madu Dari Dunia Lain

Madu Dari Dunia Lain

Tubuhnya memang tidak terlalu kurus juga gemuk, sehingga terlihat sangat cocok dia mengenakan kebaya yang begitu pas di tubuhnya. "Saya Bi Unah, Non. Orang yang membantu Tuan mengerjakan pekerjaan rumah. Kalau zaman sekarang namanya itu asisten rumah tangga. Begitu ya?" tanyanya, membuat Helsa beroh-ria. Dia akhirnya tahu jika rumah mewah ini memang dibantu dibersihkan, dan orang itu Bi Unah. Wanita itu menghela napasnya pelan, akhirnya dia mempunyai teman sekedar untuk mengobrol.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as mantra bumi coffee
Read
+Library
MENANTU AMBURADUL

MENANTU AMBURADUL

“Hehhee sorry lupa saking kagetnya ada orang cantik bertamu ke sini. Boleh May, silahkan.” Entah kenapa hanya melihat dari cara duduk perempuan konglomerat ini saja sudah nampak elegan sekali. Belum hal lain. Kalau Aku yang duduk, beda kesan lagi mungkin. Sudah kayak kuda lumping. Hahahaha. “Datang, ya,” ucapnya dan masih tampak elegan. Tangan Maya menyodorkan sebuah undangan berwarna maroon perpaduan gold tebal yang tampaknya mahal.
1011.3K viewsOngoingAdded to Library 338 Times as mantra bumi coffee
Read
+Library
Dimanja Paman Mantan

Dimanja Paman Mantan

Ammar tersenyum tipis, dan mendekat pelan ke arah Baskoro. "Coba saja rusak acara pesta ini. Saya pastikan dalam hitungan detik, perusahaan anda akan bangkrut seketika," bisik Ammar, membuat Baskoro menegang. Ammar tersenyum simpul, dan menjauhkan diri dari Baskoro. Lelaki itu menjadi tegang dan tidak lagi berani bersuara. "Ayah," tegur Zoya. Baskoro nampak linglung. "Yah, kenapa?" tanya Mona, menatap heran pada reaksi suaminya, setelah dibisiki Ammar.
105.3K viewsCompletedAdded to Library 184 Times as mantra bumi coffee
Read
+Library
Dear Mantan

Dear Mantan

Membuat perut Al keroncongan, baunya sangat sedap. "Semua masakan ini, Bibi yang masak?" Al bertanya, tampak takjub dengan masakan ART sang Direktur. "Bi Inah memang top, bisa masak apa aja buat kami," ucap Jimmy, memberi dua jempol untuk ARTnya. Al mendadak iri, dalam diam ingin sekali bisa belajar berbagai menu masakan. Sepanjang malam, Al terus memuja rumah Jimmy. Bagaimana bisa bosnya tahan untuk hidup sendiri tanpa pendamping hidup, di dalam rumah semegah ini?
Hot Chapters
1012.6K viewsOn holdAdded to Library 439 Times as mantra bumi coffee
Read
+Library
NAYANIKA: Gadis Pengganti di Malam Pertama

NAYANIKA: Gadis Pengganti di Malam Pertama

"Belum ada. Masih cari-cari yang lebih baik ini juga. Palingan paruh waktu di cafe. Gajinya lumayan lah. Bisa buat jajan." "Cafe mana??" tanya Andre. "Cafe Jupiter." "Oh itu. Iyalah, lumayan buat tambah-tambah biaya lahiran juga kan?" "Iya makanya. Lumayan." Keduanya mengobrol tapi Nayanika cepat-cepat menghabiskan makanannya. Jadi saat Nayanika menguap karena kekenyangan, Bumi langsung peka dan mengakhiri percakapannya. "Kamu udah makannya?" tanya Bumi dan Nayanika pun menjawab dengan anggukan.
102.1K viewsCompletedAdded to Library 84 Times as mantra bumi coffee
Read
+Library
DI BAWAH PENGARUH MANTRA

DI BAWAH PENGARUH MANTRA

Jadi selama ini dia dihalangi untuk bisa merasakan tulang, dan baru mulai kemarin sore bisa merasakannya. “Sepertinya mantranya ditanam di tulangmu.” Gurunya yang berwajah teduh dan bertutur kata tenang menjelaskan bahwa mantra itu ditanam di tulangnya! Seluruh badan! Pantas powerful sekali. “Jadi di meditasi berikutnya rasakan seluruh tulang dengan kepasrahan total,” ulang Pak Marta mewanti-wanti. “Kepasrahan yang absolut kepada Tuhan.”
102.9K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as mantra bumi coffee
Read
+Library
Bosku, Mantanku!

Bosku, Mantanku!

Sungguh menyesakkan! Aku memutuskan untuk membuat kopi di pantry. Perpaduan antara hujan dan malam yang semakin larut, membuatku terbawa kantuk. Aku sengaja membuat kopi hitam tanpa gula agar kafein yang kuminum dapat bekerja dengan baik. Setelahnya, aku membawa cangkir berisi kopi ke meja kerjaku. Baru saja melangkah keluar dari pantry, kakiku seketika berhenti saat melihat bos keluar dari ruang kerjanya lengkap dengan tas yang digendongnya. Lah? Dia mau kemana?
3.5K viewsOngoingAdded to Library 133 Times as mantra bumi coffee
Read
+Library
Kakak Cantik, Jadi Mamiku!

Kakak Cantik, Jadi Mamiku!

Dia menoleh ke kanan dan kiri ternyata kafe sedang sepi. “Bum, bisa bicara berdua sebentar? Ada beberapa hal yang ingin kutanyakan kepadamu,” ucap Aruna. “Tentu,” balas Bumi sedikit bingung. Aruna dan Bumi pun akhirnya duduk berdua. Aruna minum latte yang dibuatkan Bumi sebelum dia membahas apa yang ingin dibicarakan. “Apa ada masalah?” tanya Bumi penasaran.
1028.6K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as mantra bumi coffee
Read
+Library
Sorry, cause I Love You

Sorry, cause I Love You

Konon, kopi itu begitu mahal sebab biji Geisha Coffee Hacienda la Esmeralda hanya tumbuh di Volcán Barú, yakni gunung tertinggi di Panama. Ia bersandar dan memutar kursi hidroliknya 360° dan membiarkannya berputar-putar. Kepalanya pening bukan kepalang. Ia menggeleng tanpa kentara, mencoba menyingkirkan segala beban yang menggeliat liar dipikirannya. Suara ketukan pintu seketika membuyarkan lamunan Jack. Ia menautkan alis. Mengusap wajahnya lalu berujar, "masuk!"
109.1K viewsCompletedAdded to Library 200 Times as mantra bumi coffee
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status