Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kronik Negeri Nusa

Kronik Negeri Nusa

Mata Vishaka berkilat menatap tajam Ki Hasta. "Kami adalah kaum terdidik tuan Dapunta yang baik. Tapi sayangnya tafsir mimpi bukanlah sesuatu yang diajarkan pada kami, para pendeta akan mebih mengerti," jawab Ki Hasta alisnya naik dan kerutan wajahnya seakan bertambah. "Lalu soal kelabang, makhluk itu berbeda dengan rayap, tuan, hewan itu cukup besar untuk dilihat para pelayan, saya yakin jikapun ada pasti akan segera tertangkap," dengan jawaban itu sang Dyaksha membalikan badan dan kembali berjalan menjauh. Hingga kembali menghilang ke balik pilar. ***
109.1K viewsOngoingAdded to Library 209 Times as manusia kelabang
Read
+Library
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

bisik Sumbaruni, setelah itu bergabung dengan Dinada serta Bulan Sekuntum di kejauhan sana. Ratu Kelabang Setan kewalahan, karena semua jurus andalannya tak bisa menumbangkan Aswarani. Bahkan ia sempat menghadirkan seribu kelabang yang muncul dari tanah dan menyerang kaki Aswarani. Namun dengan sekali hentakkan kaki ke bumi, seluruh kelabang itu musnah berasap meninggalkan bau tak sedap. "Sudah puaskah kau menyerangku, hah!" hardik Aswarani.
1031.1K viewsOngoingAdded to Library 1.1K Times as manusia kelabang
Read
+Library
Pembalasan Dendam Raja Beladiri

Pembalasan Dendam Raja Beladiri

Lidah yang seperti cambuk menghantam tubuh Lao Wang hingga membuat terlempar, tubuhnya yang rapuh seperti dihantam benda keras dan darah mengalir dari mulutnya. Raja Kelabang racun menggunakan lidahnya yang begitu korosif dan mencekik leher Lao Wang mengangkatnya diudara, "Manusia rendahan bahkan jika kau dihormati dikalangan manusia itu tidak berlaku bagi kami. Alasan mengapa kau hidup adalah untuk menjadi Pelayan disini, apakah perlu aku membunuhmu sekarang ?" *Slash.*
1028.0K viewsCompletedAdded to Library 782 Times as manusia kelabang
Read
+Library
Perjalanan Pendekar Tangan Satu

Perjalanan Pendekar Tangan Satu

" sahut Dewi Iblis yang semakin tambah amarahnya mendengar hinaan Iblis Racun Sesat. Dewi Iblis mulai mengeluarkan serangan mematikan dengan ilmu kanuragan yang dimilikinya. "Tapak Seribu Kelabang Racun!" Serangan yang mengandung racun kelabang ini berupa serangan tapak tangan yang akan meninggalkan jejak di tubuh lawan yang berupa kelabang merah. Uniknya kelabang merah yang ditinggalkan akan hidup dan menyusup masuk ke dalam tubuh lawan untuk meracuni dan menggerogoti bagian dalam tubuh lawan.
1028.8K viewsCompletedAdded to Library 979 Times as manusia kelabang
Read
+Library
Dendam Titisan Ashura

Dendam Titisan Ashura

Dia tahu kalau Sang Siluman Kelabang tidak memiliki mata, tetapi siluman itu bisa merasakan kehadirannya jauh melebihi panca inderanya. “RATUSAN TAHUN LAMANYA AKU MENYANTAP RIBUAN PENDEKAR DUNIA ARWAH DAN PRAJURIT KANEZKA, AKU TIDAK PERNAH MENYANGKA KALAU PADA AKHIRNYA TUBUHKU AKAN HANCUR HABIS DI TANGAN SEORANG MAVENDRA BAU KENCUR SEPERTIMU…” “Heh…bagaimana rasanya dikalahkan pendekar ‘bau kencur’ sepertiku? Apa itu menyakitkan, Siluman Kelabang?” sindir Raksha.
1011.3K viewsOngoingAdded to Library 260 Times as manusia kelabang
Read
+Library
DiSUKAI SILUMAN ULAR

DiSUKAI SILUMAN ULAR

Kelihatan cukup dalam, hingga darah yang keluar cukup banyak. Tentu saja kaki Rosa berdarah akibat menginjak pecahan kaca itu. Dia dari bangsa siluman ular, bukan dedemit yang tak memiliki raga. Hanya saja, mereka punya kemampuan untuk memanipulasi mata manusia. Bedanya, walaupun sekarang Rosa berwujud manusia seutuhnya, tapi raganya hanya bisa dilihat oleh orang yang dia inginkan saja.
9.312.5K viewsCompletedAdded to Library 363 Times as manusia kelabang
Read
+Library
Ternyata Aku Tak Mengenal Suamiku

Ternyata Aku Tak Mengenal Suamiku

jelas ibunya Bang Bara ini sambil menyikat kain sarung bekas yang dijadikan lap itu. Ijah, yang disebut Bik Halimah adalah salah satu warga kurang mampu, yang sekali-kali datang membantu untuk mencari tambahan ekonomi. Oh, jadi ternyata gara-gara tahi ayam itu tadi Ummi berteriak? Jangan-jangan tahi ayam itu sebenarnya dari kaki Bang Bara! Aku jadi tersenyum sendiri membayangkannya.
102.1K viewsCompletedAdded to Library 64 Times as manusia kelabang
Read
+Library
Mantiko Sati - Kitab 1: Harimau Dewa

Mantiko Sati - Kitab 1: Harimau Dewa

Kepalanya, dua antenanya depan dan belakang, serta seluruh kakinya berwarna oranye nyaris merah. Serangga berbisa itu lebih dikenal oleh orang-orang di sekitar Ngarai Sianok dengan julukan Sipasan Api alias Kelabang Api. Julukan itu diberikan pada jenis kelabang langka yang satu itu sebab jika tersengat binatang tersebut, bahkan seekor beruang pun akan mati. Orang-orang mengatakan jika terkena sengatannya, itu sama saja dengan kau membakar dirimu hidup-hidup.
9.8105.1K viewsCompletedAdded to Library 3.0K Times as manusia kelabang
Show Reviews (41)
Read
+Library
Srigede Hanif
saya lihat banyak novel baru yang rilis, tapi ko yg Sibunian Tongga terkesan tidak dlirik sama pihak GN,, apakah sesulit itu untuk mnerbitkan novel baru dsini?, babang Tothor ayo dong lebih smangat lagi ngajuinnya biar novel Sibunian Tongga sgera rilis, sdikit kurang sabar nih nunggunya, T.T
malapalas
BACA novel berjudul :CEWEK AGRESIF VS COWOK POLOS. kalian akan menemukan dari percintaan remaja sampai dewasa yang bakal bikin kita gemas sendiri, seru, ketawa ngakak bahkan geregetan dan terharu setelah beberapa tokoh bermunculan semua. Jangan lupa vote dan komen ya. Mksh.
Read All Reviews
Tak Terkalahkan Sejak Lahir

Tak Terkalahkan Sejak Lahir

Di dalam genangan darah itu, seekor kelabang kecil menggeliat dan berjuang. "Hah... hah... hah!" Nafas Huo Yu memburu, matanya memerah. "Akhirnya aku hidup kembali... Gila, hampir saja aku tamat..." Jika kelabang itu sampai dewasa, ia akan menempel pada batang otak dan tulang belakang inangnya, mengendalikan seluruh tubuh dan kesadaran secara total.
2.7K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as manusia kelabang
Read
+Library
Tawanan Hasrat Lima Manusia Binatang

Tawanan Hasrat Lima Manusia Binatang

“Alasan kita harus menahan Elara di sini bukan hanya karena kita egois dan takut kehilangan istri kita, bukan juga karena anak-anak kita butuh seorang ibu. Tapi ini tentang keselamatan ras manusia binatang. “Kita baru saja membangun kembali wilayah ini dari puing-puing peperangan yang melelahkan. Jangan sampai terjadi peperangan lagi dengan para manusia dari dimensi lain.” Lucian menarik napas dalam-dalam, mencoba mengendalikan emosinya yang meluap. “Apakah manusia di sana seberbahaya itu? Elara begitu lembut, manja, dan penuh kasih.” Malphas tersenyum pahit, ingatan masa lalunya saat tersesat di dunia manusia kembali membayang. “Tidak semua sifat manusia seperti Elara, Lucian. Elara adalah
104.8K viewsOngoingAdded to Library 181 Times as manusia kelabang
Read
+Library
PREV
1234568
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status