Merajut Asa
Ronja, Lukas, Oskar, dan Inga turut berpartisipasi dalam pawai tersebut.
Suara tetabuhan menandakan iring-iringan pawai mulai mendekat. Dua orang wanita dan dua orang pria berjalan di barisan paling depan memegang bendera. Di belakang mereka, beberapa muda-mudi memainkan alat musik tradisional, seperti spilåpipa yang mirip suling, Swedish bagpipes, dan berbagai alat perkusi. Disusul oleh barisan para ksatria membawa pedang dan tombak. Tak ketinggalan sekelompok pria wanita dan anak-anak mengenakan kostum dari berbagai kalangan sosial ekonomi di masa itu. Terlihat Ronja, Lukas, Oskar, dan Inga di dalam grup tersebut melambaikan tangan ke arah mereka berenam. Arak-arakan itu diakhiri dengan du