Cinta Terlarang Untuk Kakak Angkatku
Perempuan itu menekannya tanpa ampun.
“Kamu pikir kamu siapa, hm?” bisik Adriana rendah, menunduk dengan senyum yang teramat sinis. “Kamu itu hanya anak pungut, hanya benalu di keluarga Villareal. Jadi, tidak akan ada yang menolongmu. Mau itu Javier atau kedua orang tuanya, mereka akan jauh lebih memercayai ucapanku daripada kamu, Camila!”
Setelah melontarkan kalimat kejam itu, Adriana langsung melenggang pergi begitu saja. Ia meninggalkanku sendirian yang masih terduduk lemas meredam rasa sakit yang berdenyut hebat di tangan.