Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Roh Dewa Perang

Roh Dewa Perang

Agak sedikit heran Mara apakah Arsa tak lapar sama sekali. Dewa perang itu memperhatikan ruangan milik Samara. Matanya tertuju pada dua figura foto di meja Arsa. Yang satu gambar Mara menggunakan sutera berwarna biru muda dengan rambut disanggul. Persis seperti Dewi Hara. “Kapan kau menggunakan baju seperti ini?” tanya Arsa. “Oh, itu nggak pakai baju gitu, cuman diedit pakai aplikasi, aku suka terus pajang, kenapa emangnya?”
1028.9K viewsOngoingAdded to Library 635 Times as mas arya
Read
+Library
Safira Aswanta

Safira Aswanta

"Bukan, saat kami bertemu kemarin dia memperkenalkan namanya Safira Aswanta." "Apa…? Marga wanita itu Aswanta katamu? Bagaimana mungkin? Teman kakak yang dibagian firma hukum itu bilang nama marga keluarganya Wiguna" kata Arlen yang bingung dengan marga Safira kenapa beda dengan nama marga keluarga besar Wiguna. "Apakah gadis itu bukan anak kandung dari keluarga itu? Kakak hanya dapat fotonya saja tidak menanyakan sampai sejauh itu" sambung Arlen lagi.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as mas arya
Read
+Library
Cinta sang Asmara

Cinta sang Asmara

Dengan tatapan jahil, Maira mencolek lengan atas Asmara membuat si pemilik secara otomatis mengelak. “Tidak perlu sepanik itu, Ra. Mas Farhan tampan loh, cocok sama kamu. Kalau boleh tahu pekerjaannya Mas Farhan apa?” “Saya bekerja sebagai general manager, Mbak." Maira bertepuk tangan. “Uhh, sudah cukup mapan dong untuk nikahin Asmara.” “Mbak!” Asmara memprotes kesal.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as mas arya
Read
+Library
Hamil Anak CEO

Hamil Anak CEO

“Sa, sepertinya aku belum melamarmu secara resmi di waktu dekat ini. Orang tuaku belum kembali dari luar negeri. Kamu nggak masalah kan? Tapi aku akan segera memintamu dulu pada orang tuamu.” “Aku nggak masalah Ar, kita malah bisa saling mengenal dan menyelami diri kita masing masing dulu kan?” “Kamu benar,” jawab Arya tersenyum. *** Beberapa haru berlalu, Mayra yang sudah berangsur membaik terus saja mencari Revan. Bekti dan Fatma bingung harus menjelaskan dengan cara apa lagi karena Mayra tidak mengingat sebagian memorinya.
1022.3K viewsCompletedAdded to Library 556 Times as mas arya
Read
+Library
Nadira

Nadira

dengusnya memasukan ponsel ke dalam saku celana abu-abunya. Seperti yang kalian dengar, namanya Arjuna Narayan Bagaskara. Entah dari mana nama itu di ambil dan apa alasannya, Arya tidak tahu. Setahunya dua nama di depan nama kebesaran ayahnya adalah nama pemain film india. Mungkin ayah atau ibunya adalah penikmat film tersebut, atau entahlah, pikirnya. Berbicara tentang ibu. Arya jelas menolak ide tersebut. Hal terakhir yang ingin dia bahas adalah perihal wanita yang melahirkannya. Entah bagaimana rasanya belaian tangan seorang ibu.
3.5K viewsOngoingAdded to Library 132 Times as mas arya
Read
+Library
Anara

Anara

Dan menjadi neraka yang panas membakar disaat siang. Nama gadis itu Anara, Anara Carwen Sarendra. Putri tunggal Brama Sarendra, salah satu dari sepuluh orang paling berpengaruh di dunia. Kekayaannya tak dapat di hitung, belum lagi aset dan yayasan-yayasan yang di kelolanya. Membuat seorang Brama dan keluarganya, menjadi incaran para pencari berita.
9.93.0K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as mas arya
Read
+Library
ARUNIKA dan Mega Phoenix

ARUNIKA dan Mega Phoenix

Ungkap seseorang di sampingku. “Kamu mengenalnya? Memang siapa dia?” Tanyaku. “Kau tak mengenalnya? Dia ketua Mega Wit satu tingkat lebih tinggi dari kita, dia anaknya kepala sekolah. Ngomong – ngomong aku Sara, Sara Sabita” Jawabnya kembali dan memperkenalkan diri. “Aku Arunika panggil saja Aru” Saut ku padanya sambil menyodorkan tangan berkenalan.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as mas arya
Read
+Library
MAWAR

MAWAR

Gadis itu langsung menundukkan kepala, tapi beberapa kali dia ketahuan oleh Mawar mengangkat kepalanya untuk melihatnya, mungkin memastikan bahwa wujud di depannya memanglah nyata. Pelayan itu menggelengkan kepala lalu memperkenalkan keponakannya, "Perkenalkan nona, ini keponakan saya. Dia baru lulus sekolah menengah atas, bulan lalu," Mawar mengangguk sopan dan tersenyum pada gadis itu. "Astaga," ucap Ara tanpa suara, begitu melihat Mawar tersenyum. "Ada apa anda kemari nona?" Tanya pelayan sopan.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 132 Times as mas arya
Read
+Library
Cundhamani (Panah Api)

Cundhamani (Panah Api)

tanya Rara Anjani. “Sudah cukup, Rara. Aku sudah merasa segar sekarang,” jawab Arya sambil mengurai senyum. Ia senang tak terjadi hal yang tak diinginkan antara Jenar, Danapati dan calon mertuanya.
1098.8K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as mas arya
Read
+Library
ARJUNA

ARJUNA

Fokus pada banyak kalimat makian yang terjadi di dalam sana. "MAMA PULANG AJA SANA!!" "Pulang! Pulang kemana yang kamu maksud?" "RAINA NGGAK PEDULI. Mama pergi aja, Raina capek." Suara itu terdengar sangat jelas hingga detik berikutnya pintu kamar Raina terbuka paksa. Sangat keras hingga Arjuna berani bertaruh engselnya akan terlepas. Arjuna menunduk mendapati seorang perempuan keluar dari ruangan tersebut. Dengan wajah merah padam. Sebuah tas tangan bermerek ternama, kaca mata hitam hingga dress yang nampak anggun. Ini kali pertama Arjuna melihat wanita itu. Yang Arjuna duga adalah Mama Raina.
105.4K viewsOngoingAdded to Library 168 Times as mas arya
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status