Istri Pilihan Mertua Untuk Suamiku
Tapi entah kenapa, perasaan curiga itu semakin menguat, membuat setiap detik di rumah ini terasa seperti bom waktu yang suatu saat bisa meledak.
Di balik senyuman yang lembut, Badai kecil dan besar itu silih berganti . Aku tahu, cepat atau lambat, kebenaran akan terungkap. Entahpun hanya prasangka ku saja aku hanya bisa berdoa yang terbaik untuk semuanya.
"Kamu kan dari tadi di rumah, Indah, kenapa gak masak? Mas Fikri sebentar lagi pulang mau makan apa coba?"