Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Dari kejauhan Mata Elang menyangka Baraka mulai menyerang Ratu Pekat, maka dengan kekuatan tenaga dalam yang disalurkan lewat sepasang matanya, keluarlah cahaya merah dari mata kiri si Mata Elang. Wuuttt.....' Arah melesatnya sinar merah sebesar lidi itu menuju ke punggung Baraka. Melihat gerakan sinar merah melesat ke arahnya, Baraka hanya mengibaskan tangannya dan mengerahkan Ilmu ‘Gerbang Kayangan’ yang biasa disalurkannya ke Suling Naga Krishna, tapi kali ini Baraka mengeluarkannya dengan tangannya yang mengibas.
1030.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 610 kali sebagai mata berkunang
Baca
+Pustaka
Membagi Jatah Untuk Ipar dan Mertua

Membagi Jatah Untuk Ipar dan Mertua

dengus Mamon. Madam B membuka mata kanannya, saat menatap siapa yang bersuara itu, Madam B terkekeh. ** BERSAMBUNG
9.42.4M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59.1K kali sebagai mata berkunang
Tampilkan Ulasan (79)
Baca
+Pustaka
littlematchstick
lumayan rame ceritanya, namanya cerita bebas dibuat meskipun gak masuk akal, bisa2nya orkay yg duitnya triliunan kalah info sama buronan ??? buronan tahu semua info detail orkay siapa tp orkay kesusahan cari info buronan dimana ??? kocak abisss .........
Adelia
maaf mengotori kolom komentarnya izin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku.
Baca Semua Ulasan
Hantu Vila

Hantu Vila

Itu seperti suara kaca yang beradu. Langkah Mamat terhenti di depan kios. Di bagian depan kios itu bertuliskan 'Warteg Berkah Sugih'. Itu warung milik Amprung. Kios itu dikunci rapat, tidak mungkin bisa dibobol maling.
9.917.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 498 kali sebagai mata berkunang
Baca
+Pustaka
Terjebak Mantra!

Terjebak Mantra!

Jawab Kanisan dengan tetap memandang arah depan, tidak melihat orang yang diajaknya bicara. Kata-katanya tidak ada yang bohong. Baru lima menit berlalu, mataku langsung disilaukan oleh ribuan hewan terbang semacam kunang-kunang. Tapi anehnya, kunang-kunang itu tidak satu warna, mereka lebih dari dua puluh warna. Ada hijau, merah, pink, kuning, dan beberapa warna yang tidak dapat untuk aku sebutkan.
1010.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 313 kali sebagai mata berkunang
Baca
+Pustaka
Kehidupan Kedua : Terbangun Di Tubuh Putri Kerajaan

Kehidupan Kedua : Terbangun Di Tubuh Putri Kerajaan

Matanya terperangah tak lama kemudian. "Bukankah ini lambang Mataram?" Tanyanya pada Rangga yang langsung diberi anggukan benar. Lambang yang dimaksud adalah gambar bulan sabit dan dua buah keris yang saling menyilang. Simbol yang berada di bendera kebesaran Mataram.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai mata berkunang
Baca
+Pustaka
Dosen Galakku, Suami Rahasiaku

Dosen Galakku, Suami Rahasiaku

“Itu kelinci?” “Iya. Namanya Kiko.” “Kiko punya Mama?” tanya Dipta lagi. Mataya mengangguk. “Punya. Kiko tinggal sama Mama Kelinci di sebuah rumah kecil dekat hutan.” Rendra kembali memperhatikan gambar. “Teyus?” Mataya membalik halaman dan mulai bercerita dengan suara lembut. “Suatu malam, Kiko melihat satu bintang yang paling terang di langit. Kiko ingin sekali menyentuhnya.”
1063.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai mata berkunang
Baca
+Pustaka
APLIKASI JODOH

APLIKASI JODOH

"Gimana pundak elo?" "Perih." “Mata elo?” “Item." "Kepala elo?" "Masih bau amis gara-gara dikeprok telor." "Kan elo udah cuci muka?" "Yang dikeprokin bukan satu butir, Neng. Satu kresek!” *
1011.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 281 kali sebagai mata berkunang
Baca
+Pustaka
Mutiara Untuk Abang

Mutiara Untuk Abang

Rentetan notifikasi membombardir ponsel memenuhi bar pop up. "Pak Anggara melakukan press conference.." Ucapnya. Setelahnya, tubuhnya terhuyung maju tersentak karena Motaz mengerem mendadak di tepian jalan itu di antara dua pohon besar yang menaungi. "Kenapa ayah nggak bilang dulu.. Apa Mutiara ada di sana?" Kata Motaz dengan nada semakin gelisah. Kemarin sampai dengan tadi pagi, ia sempat memikirkan hal itu, melakukan press conference bersama-sama dengan Mutiara.
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai mata berkunang
Baca
+Pustaka
DIJODOHKAN MAMA

DIJODOHKAN MAMA

Musik gamelan sunda pelan mulai dimainkan. Mama Lia maju pertama, menaburkan beras kuning dan bunga tujuh rupa ke atas kepala Ziva dan Reza. “Semoga rumah tangga kalian selalu sejahtera, banyak rezeki, dan dilindungi Tuhan.” Suara Mama Lia lembut, tapi terdengar mantap di antara alunan musik.
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai mata berkunang
Baca
+Pustaka
Air Mata di Hari Persandingan

Air Mata di Hari Persandingan

Apakah itu semua tak layak untukku, Allah, ataukah dia yang terlalu sempurna, lalu diriku yang terlalu hina? Aisyah menyeka airmata yang mengalir deras di pipinya, lalu ia pun segera meraih ponselnya yang tiba-tiba bergetar. "Assalamu'alaikum, Ma," ucap Aisyah menyapa mama mertua yang menghubunginya itu. "Ai, apa Bram nggak ada di rumah sekarang? Mama hubungin kok nggak direspon?" "Mas Bram keluar sebentar, Ma."
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai mata berkunang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status