Membuat Suami dan Mertua Menyesal
lagi Mama berucap dengan nada tinggi, ucapannya sungguh tidak seanggun penampilannya saat ini.
"I-iya, Ma!" Aku dan Rania pun naik dibagian depan, di samping Mas Bram.
"Eh, eh ngapain kamu?"
"Mau duduk di depan, Dek."
"Gak cocok tau, udah duduk di belakang sono noh!" Mita menunjuk ke bagasi belakang mobil lalu tertawa, sebagai adik ipar sikapnya tidak ada sama sekali hormat-hormatnya.