Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dari Budak Menjadi Bencana

Dari Budak Menjadi Bencana

Sebuah tempat untuk memahami nilai dari tidak bergerak. 5. Bioma Transformasi & Kematian: Wilayah yang paling sensitif. Di sini, simulasi "kematian" dari suatu bentuk kesadaran atau sistem akan dilakukan—bukan penghancuran, tetapi transisi terkontrol menuju keadaan lain (dispersi, integrasi, atau perubahan bentuk). Dikurasi oleh Yang Terkubur dan para Penyatu master, dengan pengawasan ketat. Tempat untuk mempelajari dan menghormati akhir.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as mater mortis
Read
+Library
Misteri Menara Tanpa Nama

Misteri Menara Tanpa Nama

Jika Aku mengingat kembali diskusi yang sudah kami lakukan selama ini, bisa saja mereka membawa tubuh Selena ke ruangan yang memiliki ruang dan waktu yang berbeda dengan tempat yang kita tinggali saat ini, jadi mereka bisa membuat sesuatu seperti ini dalam hitungan menit. Jika diperhatikan kembali, Aku menyadari bahwa tubuh Selena sedang mengalami rigor mortis yang biasanya terjadi 2 hingga 6 jam setelah kematian. Aku merasa bahwa tubuh Selena belumlah mati selama 24 jam, jadi seharusnya proses mereka merubah tubuhnya menjadi patung lebih cepat dari yang kubayangkan. “Yo, Satria! Apa yang sedang kau lakukan?”
106.6K viewsCompletedAdded to Library 259 Times as mater mortis
Read
+Library
Mati Untuk Hidup

Mati Untuk Hidup

Konon, setelah seseorang meninggal, mereka akan berubah menjadi debu, kemudian disimpan dalam sebuah kotak kecil yang berbentuk persegi. Ini adalah pertama kalinya aku merasakannya. Tubuhku sedang dibakar, namun jiwaku sedang dibersihkan. Dion memeluk kotak abuku sambil menangis tersedu-sedu. Dia juga melemparkan tangan Satria yang diletakkan di punggungnya, dengan mata merah dan basah penuh kebencian.
7.9K viewsCompletedAdded to Library 205 Times as mater mortis
Read
+Library
Bisikan Kematian

Bisikan Kematian

Sopyan berkata lirih, tapi kemudian menunduk. "Maaf ... Tidak bisa! Keluargaku menungguku!" tolakku. Ketika ingin bangun, mataku tidak lagi sama ada yang aneh. "Kenapa aku tidak bisa merasakan apa-apa. Mata bathinku sudah tertutupkah?" Aku tersenyum puas. "Mata bathinmu tertutup karena kematian sedang menghampirimu. Belum waktumu untuk mati saat ini," ujar umi membuatku bergidik dan terasa sesak napas.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 165 Times as mater mortis
Read
+Library
Mertuaku Adalah Maut

Mertuaku Adalah Maut

Ngigau nyebut nama perempuan lain. Erika nggak marah. Dia nggak teriak. Dia cuma senyum. Senyum paling dingin yang pernah ada. "Sekali menikah, aku tak mau bercerai," bisiknya. "Kalau aku nggak bisa dapetin hati kamu, Arga... mending kita sama-sama ke neraka Kamu gak akan pernah bisa sama Hesti selamanya kecuali maut memisahkan!"
103.6K viewsCompletedAdded to Library 132 Times as mater mortis
Read
+Library
BONEKA KEMATIAN

BONEKA KEMATIAN

Dia memilih dan malam ini, dia memilih Anton. Langkah cepat menggema dari arah pintu. Elina masuk, membawa map plastik berisi hasil autopsi cepat. "Ini laporan awal dari dokter jaga," katanya sambil menyerahkan berkas pada Daru. "Bapak perlu lihat." Daru membacanya cepat. Wajahnya langsung mengernyit. "Ini ... tidak masuk akal." Yudistira ikut membaca dari samping. "Jantungnya memang berhenti, tapi bukan karena serangan alami. Ada jejak elektromagnetik halus di jaringan ototnya."
1.1K viewsOngoingAdded to Library 26 Times as mater mortis
Read
+Library
Kak, Aku Kedinginan

Kak, Aku Kedinginan

"Apa yang barusan kau bilang?" "Suhu permukaan tubuhnya sudah sama dengan suhu lingkungan. Pupil matanya membesar dan nggak bereaksi. Keempat anggota tubuhnya juga telah mengalami rigor mortis yang jelas." Suara Eki bergetar, tetapi naluri profesionalnya membuatnya tetap mengucapkan setiap kata dengan jelas. "Waktu kematiannya ... setidaknya 48 jam yang lalu." Empat puluh delapan jam.
2.9K viewsCompletedAdded to Library 102 Times as mater mortis
Read
+Library
Tabib Sakti Tak Terkalahkan

Tabib Sakti Tak Terkalahkan

ujar Shizi bermonolog. Mata Shizi membulat saat ia melihat tubuh mayat yang mengeluarkan aura kegelapan mulai bergerak perlahan dan bangkit dari posisinya. Mayat yang telah membusuk tersebut mulai melangkah dengan kaku ke arah Shizi. Mata Shizi memicing saat melihat dengan teliti tubuh dari mayat tersebut. Terdapat beberapa hewan kecil yang berada di tubuh mayat yang bergerak ke arahnya.
9.4163.0K viewsOngoingAdded to Library 6.2K Times as mater mortis
Show Reviews (28)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Mr. Mystery
Izin Promosi Thor Bagi kalian yang suka membaca kultivator yang benar-benar realistis, dimulai dari manusia biasa/fana yang menjadi legenda. Tanpa embel-embel keluarga/klan atau pelindung di belakangnya... Yuk baca "Benih Dao Kekacauan" 🫡🫡
Read All Reviews
Prime Time Bersama Mas Polisi

Prime Time Bersama Mas Polisi

Kiran mengacungkan tangan. "Silakan jelaskan." Demitrio menggeser tubuhnya. Ia sesak napas karena Ishana duduk terlalu mepet dengannya. "Oke. Begini, Mbak Ishana. Biasanya setelah seseorang meninggal, jenazahnya akan mulai mengalami dekomposisi atau penguraian senyawa-senyawa. Mulai dari terjadi pallor mortis, algor mortis, rigor mortis, dan livor mortis." Kiran memperbaiki sikap duduknya. Jikalau sedang menjelaskan hal serius, bahasa tubuhnya juga ikut serius.
1014.8K viewsCompletedAdded to Library 459 Times as mater mortis
Read
+Library
DEATH

DEATH

Berpelukan bukan opsi yang buruk untuk menghadapi kematian yang ada didepan mata. “Apakah aku akan berakhir seperti ini?.” Mungkin ini adalah akhir. . Mereka sudah menutup mata dan bersiap menerima nasib mereka, tetapi sudah beberapa menit mereka menutup mata tidak ada yang terjadi. Mereka tidak merasakan sakit sedikitpun. Kematian tidak menyakitkan seperti apa yang mereka bayangkan. Tidak mungkin kematian tidak menyakitkan atau ini karena efek dari mereka berpelukan. Itu yang terlintas di pikiran Zyu. Pemikiran yang tidak masuk akal.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as mater mortis
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status