PLAYBOY KENA BATUNYA
“Bukan begitu maksudku. Lagipula penyebutanmu salah, Kino. Jangan pakai kata bangkai untuk manusia. Pakai mayat, atau lebih baik jenazah.”
“Apa beda?” tanya Kino lagi. Katon memutar mata gemas. Agak kebelakangnya, ada Ratih yang mengigit bibir dalam untuk menahan senyum.
“Bangkai untuk menyebut binatang. Manusia, lebih terhormat dari binatang karena kita mampu berpikir, ketika meninggal disebutnya mayat. Atau lebih sopan, jenazah.” Katon tidak tahu mengapa ia mengajarkan hal ini pada Kino. Toh, pemuda itu tidak akan pernah keluar ke dunia modern. Ia hanya kasihan. Melihat Kino membuatnya teringat Myint dan Lily.
Bab Populer