Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
My Boyfriend

My Boyfriend

Pendarahannya cukup banyak, untung anggota PMR dengan cekatan bisa mengobati luka Maxim yang cukup parah. Tetapi Maxim belum sadarkan diri. Sempat khawatir terjadi luka yang cukup serius, anggota PMR sebisa mungkin dapat menyadarkan Maxim. Di oleskannya minyak kayu putih di area sekitar hidungnya yang sudah dipenuhi dengan obat merah. Perlahan Maxim mulai sadar, ia batuk-batuk. Matanya membuka pelan, dan sedikit mendesah kesakitan. Anggota PMR segera memberitahunya untuk tidak banyak gerak terlebih dulu.
9.810.2K viewsOngoingAdded to Library 275 Times as maximus obat
Read
+Library
Antara cinta atau uang

Antara cinta atau uang

"Sorry, apa kau ada waktu?" "Katakan saja ada apa?" Max sudah under estimate dengan wajah bingung Lexi. "Apa kau akan meminta uangmu lagi?" Max mengerutkan dahi. "Katakan. Aku tidak mempunyai uang lagi untuk mengembalikannya. Aku akan memakai sisa uang untuk ke rumah sakit dan membeli obat!" Max bingung dengan ucapan Lexi. "Apa kau mabuk?" Lexi bengong mendengar pertanyaan max.
105.6K viewsOn holdAdded to Library 173 Times as maximus obat
Read
+Library
Nyawaku Untuk Obatmu

Nyawaku Untuk Obatmu

Tapi saat suamiku mengancamku untuk yang keseratus kalinya dan memintaku untuk mencoba obat itu demi adikku, aku setuju. Bahkan setelahnya aku memperlakukan adikku dengan sangat baik. Semua orang memujiku karena aku akhirnya menjadi dewasa. Namun, mereka tidak tahu, sebenarnya aku sedang sekarat dan semuanya jadi tidak penting lagi. Di hari aku didiagnosis kanker, Yuda menyodorkan surat cerai ke hadapanku untuk yang keseratus kalinya. “Citra, kondisi tubuh adikmu makin memburuk. Dia sudah tidak mampu lagi mencoba obat itu. Jika kita tidak bisa mengembangkan obatnya dalam sebulan, nyawanya bisa dalam bahaya.”
22.0K viewsCompletedAdded to Library 856 Times as maximus obat
Read
+Library
Gadis Kecil Dua Miliar

Gadis Kecil Dua Miliar

Maximian yang tidak suka di atur itu, mengangguk saja kali itu. “Ini akan terasa perih, tahanlah sedikit.” mendengar itu Maximian hampir saja tertawa, tapi Maximian masih mampu menahan dan dijawab anggukan Maximian. Beatrice mulai mengoleskan obat merah, Maximian berpura pura meringis. Wajah cemas terpancar di wajah Beatrice. Dengan spontan Beatrice meniup luka itu. Maximian kembali menarik kakinya. Lagi lagi Beatrice kebingungan.
590 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as maximus obat
Read
+Library
Istri Kecil Om Dingin

Istri Kecil Om Dingin

"Apa kamu masih bawa barang itu?" Maxime melebarkan kedua bola matanya sejenak saat Tuan Muda-nya itu menanyakan barang yang sudah lama tidak Axel konsumsi. Namun, walaupun Maxime sangat terkejut dengan cepat ekspresinya kembali seperti semula. "Saya membawanya, Tuan." "Berikan padaku." Axel mengulurkan tangannya ke arah Maxime. Maxime membuka dompet miliknya laku mengambil beberapa butir obat yang masih terbungkus rapi dan memberikannya pada Tuan Muda-nya itu. "Mau Tuan apakan obat itu, Tuan Muda?"
9.9122.9K viewsCompletedAdded to Library 3.6K Times as maximus obat
Read
+Library
Jenderal Naga Perkasa

Jenderal Naga Perkasa

Pengunjung itu memancarkan aura yang murni dan anggun. Di tangannya ada sebungkus obat. Thea melirik Maxine dan berkata dengan lembut, "Masuklah ke dalam." Maxine berjalan di belakang Thea dan masuk ke ruang tamu. Ia meletakkan obat di atas meja dan berkata, "Ini adalah obat yang dibuat oleh seorang senior dari keluarga Caden. Obat ini memiliki efek yang cukup baik untuk mengobati luka dalam."
9.990.7K viewsCompletedAdded to Library 3.3K Times as maximus obat
Read
+Library
90 Days To Fall In Love

90 Days To Fall In Love

Ucap dokter setelah selesai menyuntikan jarum ke lengan Laras yang membuat Max secara langsung melepaskan pelukannya begitu saja. Dengan sedikit salah tingkah, Max turun dari ranjang dan kembali duduk di kursi. Lelaki itu langsung menatap dokter di depannya. "Obat apa itu?" tanya Max. Dokter mengambil obat tersebut dari nampan yang sedari tadi dibawa oleh suster "Ini obat untuk menetralkan asam lambung,, dan bisa di minum setelah lima menit nanti" Jelas dokter sembari menaruh bungkus obat di atas meja.
1012.0K viewsOngoingAdded to Library 251 Times as maximus obat
Show Reviews (52)
Read
+Library
Hi you
Hallo pembaca 90 DTFIL, buku ini akan di Sambung bulan February nanti ya ~ Saya sedang merevisi total jalan cerita ini, agar lebih manis lagi. Jadi tolong di baca dari awal lagi ya nanti Reades nyaman bacanya Terima kasih sudah mau membaca dan menunggu cerita ini. Love, Hi you ...
Zaiza
Mana lanjutan ceritanya thor.. Reminder to all author please update nya jangan lama jika boleh update alasannya.. supaya membaca ceritanya jadi tidak lupa.. kerana if lama tidak diupdate boleh lupa jalan cerita..
Read All Reviews
Obat Herbal Dari Suamiku

Obat Herbal Dari Suamiku

Masih berdiri di bibir ranjang. "Malah bengong sayang. Sini!" Bibir berucap demikian, lain lagi dengan mata yang sudah terlihat mulai terpejam. Pasti pengaruh obat yang aku kasih sudah mulai bereaksi. "Iya Mas, ini juga mau aku minum." Aku mengambil gelas berisi Obat herbal buatannya. Pura-pura meminumnya. "Hoamm... sayang," Ucapannya terhenti ketika matanya tertutup rapat. Dosis obat tersebut ternyata manjur juga. Dalam kurun waktu lima menit ia sudah pulas dengan tidurnya.
1.4K viewsCompletedAdded to Library 33 Times as maximus obat
Read
+Library
OBSESI BARA

OBSESI BARA

Nafasnya makin memburu saat Bara memaksakan dirinya untuk beranjak. Berusaha keras Bara beranjak saat itu pula tubuhnya terjatuh. Pasokan oksigen kian mengurangi indera pernafasan nya membuat Bara bergerak untuk mencari sesuatu. Sial! Kemarin dia sudah minum obat pemberian Rea. Dan sekarang ia kambuh kembali. "Hah... hah... hah... " Terdengar jelas deru nafas yang makin melemah. Sedangkan tubuhnya ia paksa kuat untuk berdiri, mencari sesuatu.
1026.9K viewsCompletedAdded to Library 673 Times as maximus obat
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status