Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dibuang Keluarga, Dinikahi CEO Kaya

Dibuang Keluarga, Dinikahi CEO Kaya

"Bell… kamu harus sadar kenyataan." Ia mendekat, berbisik sangat pelan. "Dulu ada cewek. Namanya Dira. Cantik banget. Lebih cantik dari kamu malah." Bella menelan ludah—cerita yang sudah sedikit ia dengar, tapi tak ingin percaya. "Dia suka berontak, sama kayak kamu," lanjut Maya. "Suka nolak tamu, suka kabur… suka bilang mau lapor polisi."
106.2K viewsOngoingAdded to Library 191 Times as maya the bee maya
Read
+Library
CALL ME NUMBER ONE

CALL ME NUMBER ONE

Maya jugalah yang telah merenggut perjakanya dan mengajarkan semuanya pada Number One. "Gila? Kamu serius? Itu mau-maunya aku banget ngga sih?" Celetuk Bella sambil tertawa. Ayu dan Mona pun ikut tertawa bersama Bella. "Ya iyalah mau kamu banget, siapa sih yang ngga tau hypernya seorang Bella sejak zaman sekolah dulu?" Balas Ayu. Tapi tidak bagi Maya. Ia sama sekali tak ikut tertawa. Hatinya terasa begitu panas.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as maya the bee maya
Read
+Library
LOVELY MAN

LOVELY MAN

"Sayang ...!!" Jantung Bhara nyaris mau copot rasanya ketika suara nyaring Maya tiba-tiba memekakkan telinga, perempuan cantik itu masuk ke dalam ruang kerja Bhara membawa serantang makanan, menggunakan gaun summer berwarna putih bermotif bunga seroja. "Ngapain kamu di sini?" tanya Bhara bingung. "Kunjungan mendadak ~" jawab Maya manja seraya mendekat lalu duduk di atas pangkuan Bhara. "Aku juga buatin makan sing, loh. Kamu belum makan, kan?"
109.4K viewsCompletedAdded to Library 243 Times as maya the bee maya
Read
+Library
BERONDONG

BERONDONG

Elang 👦: temenin gue Maya memukul springbed dengan tangannya. Merasa terganggu dengan notifikasi pop up whatsappnya yang membuat film berhenti sejenak. "Arrghhh..." "Ganggu aja" gumam Maya kesal. Maya mengabaikannya. Ia putar kembali film Ghajini yang baru beberapa menit ia tonton. Posisi tengkurap dengan selimut yang menutupi seluruh tubuhnya. Maya seperti berada di bioskop milik sendiri. Tanpa popcorn atau pacar tidak masalah bagi Maya.
108.3K viewsOngoingAdded to Library 189 Times as maya the bee maya
Read
+Library
Jodoh Pilihan Ibu Tiri

Jodoh Pilihan Ibu Tiri

Memakai maskara sedikit agar bulu matanya terlihat lentik dan jelas. Selesai berdandan, Maya keluar dari kamar. Suara langkah kakinya membuat Raka dan Manda beralih menatapnya. Tatapan Raka tak bisa berkedip, begitu pula dengan Manda. "Anak ibu, cantik banget," Manda menghampiri Maya. Anak tirinya itu memakai kebaya yang ukurannya pas di tubuhnya yang langsing. Manda menoleh melihat Raka yang tidak berkedip. "Nak Raka kalau lihat Maya jangan lupa kedip."
102.1K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as maya the bee maya
Read
+Library
Pemuas Nafsu Kakak Tiri

Pemuas Nafsu Kakak Tiri

Maya berdiri di lorong, kedua tangannya menyilang di depan dada, tatapannya tajam. "Udah sana cepat ke dapur bikin sarapan. Mama mau berenang dulu. Kalau udah jadi, panggil Mama di kolam, ngerti?" “Iya, Ma.” Alya buru-buru melangkah ke dapur. Kakinya masih sedikit gemetar, bukan hanya karena ketakutan pada Maya, tapi juga karena bayangan Revan yang masih tertidur di kamarnya terus mengganggu pikirannya.
10118.0K viewsCompletedAdded to Library 4.7K Times as maya the bee maya
Read
+Library
Asmara di Atas Ranjang

Asmara di Atas Ranjang

Maya melempar kepalanya pada sandaran sofa, bergerak ke kiri dan ke kanan dengan kedua tangan yang meremas surai pirang Beau, melampiaskan rasa nikmat yang mendera tubuh bagian bawahnya. "Ini baru mulut, aku tak sabar merasakan miliknya," batin Maya. Ia kerap bercumbu dengan Beau tapi belum pernah sampai pada tahap ranjang. Kadang, untuk melakukan hal seperti ini saja, Maya harus bersaing dengan banyak mahasiswi lain. Beau memang tipe pemilih, ia tidak akan sembarangan mengajak seorang gadis ke ranjang. "Oh, Beau! Sepertinya aku akan sampai ..."
106.9K viewsOngoingAdded to Library 194 Times as maya the bee maya
Read
+Library
Terpaksa Menikahi Pria Lumpuh

Terpaksa Menikahi Pria Lumpuh

tegas Bryan. "Bener-bener keterlaluan kamu, Mas!" Maya benar-benar telah kehabisan rasa sabar. Maya mengusap air matanya lalu bangkit dan pergi dari kamar itu. BRAK! Maya keluar dengan membanting pintu kamar itu. Bryan hanya melihat aksi Maya tanpa berusaha menahannya untuk pergi. "Apa aku keterlaluan padanya? Akh, masa bodo! Itu hanya senjata agar aku percaya padanya. Aku tahu persis perempuan macam dia itu seperti apa?!"
102.0K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as maya the bee maya
Read
+Library
Nayla

Nayla

ujar Bu Maya menangkap kebohongan. "Mama saya keluar kota Bu," dusta Nayla. "Kalau begitu habis upacara kamu temui saya," perintah Bu Maya, lalu pergi. Nayla melirik Beca dan Rangga yang masih nyengir tanpa menoleh padanya. Dasar teman penghianat.
9.420.4K viewsCompletedAdded to Library 508 Times as maya the bee maya
Read
+Library
Salah Pasangan, Tuan Muda Tak Mau Melepaskanku!

Salah Pasangan, Tuan Muda Tak Mau Melepaskanku!

Maya, yang kini tampak memamerkan cincin di jari manisnya, berjalan menghampiri meja Sekar bersama Raden. "Kok kalian nggak mampir?" tanya Maya dengan senyum tipis. “Kamu gak seneng ya dengan kebahagiaan saya?” Sekar menahan napas saat wanita itu mendekat kubikelnya. “Wanita ular ini lagi.” tukas Regina kecil. Siapa yang tidak tahu Maya? Semua orang dikantor ini tau. Maya adalah tipikal perempuan yang akan tersenyum manis di depan atasan, namun bisa menusuk tepat di ulu hati siapa pun yang ia anggap sebagai saingan.
10786 viewsOngoingAdded to Library 31 Times as maya the bee maya
Read
+Library
PREV
1234569
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status