Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MADU SATU MERTUA

MADU SATU MERTUA

“Iya, Mbak. Ini aku. Kenapa? Kaget lagi? Jangan suka kaget, Mbak. Aku ini pernah sama-sama menjadi ipar kamu. Aku datang untuk meminta uang bagian rumah mertuaku yang kamu sita. Tidak banyak, Mbak. Sepuluh juta saja. Aku butuh untuk menyekolahkan Yasmin. Kasihan dia. Tidak bisa sekolah seperti anak-anak kamu, Mbak. Jangan jadi orang yang gelap mata. Ingatlah kebaikan dari mertua kita dulu, Mbak.” “Firna, kamu keterlaluan. Selalu datan seolah kamu ini peneror.” “Apa kamu merasa aku meneror kamu, Mbak? Mbak, aku hanya meminta sedikit belas kasihan dari kamu. Anggap saja aku datang sebagai pengemis. Karena aku bingung, mau datang dan meminta bantuan pada siapa. Berikan sedikit uang, Mbak. Yasmi
10200.8K viewsCompletedAdded to Library 6.6K Times as member tertua txt
Show Reviews (36)
Read
+Library
Shifa chibii
ceritany bagus,,kasihan Rasti,ditipu mertua dan suami yg g bisa tegas dan ngindungin anak istriny,,mending pergi aja ras,,soal harta mendiang ortu ntar dicari lagi jalanny buat ngrebut lagi,,dari pada bertahan tpi makan hati..
Lee Siuce
Izin promo ya Thor Mampir yuk gaaes di cerita ku "Cinta Segitiga Sang Pewaris" Ceritanya masih ongoing di jamin seru karena banyak ceritanya di bungkus dengan teka-teki yang susah ditebak ... Mampir yuk
Read All Reviews
MERTUA RASA MADU

MERTUA RASA MADU

ujar mereka. Ramai-ramai pemuda dan bapak-bapak mengangkat mertuaku dan memasukkannya ke dalam rumah. "Apa yang terjadi sebenarnya di sini?" "Tidak ada." "Mengapa beliau sampai menangis tersedu-sedu tadi?" tanya Pak RT yang kebetulan juga tergabung dalam jamaah tadi.
3.0K viewsCompletedAdded to Library 111 Times as member tertua txt
Read
+Library
Masakan Mertua

Masakan Mertua

Somoga julukan itu abadi pada dirimu] Astaga, pesan dari Mbak Rita membuatku mengelus dadaku sendiri. Bagaimana dia bisa mengirimkan pesan seperti itu sedang dia sendiri saja sekarang dalam posisi tak bersuami. Apa dia tidak takut jika perkataannya itu justru akan berbalik kepadanya? [Baguslah jika adikku akhirnya berpisah darimu. Aku juga tidak sudi memiliki ipar sepertimu]
108.2K viewsCompletedAdded to Library 254 Times as member tertua txt
Read
+Library
CALON MERTUAKU

CALON MERTUAKU

Aku ingin menampar yang sebelah kiri, tapi ditahan oleh tangannya. “Pergi atau tinggal?” Masih tawaran yang sama. “Pergi. Indah tidak akan kembali lagi ke sini.” Aku keluar dari rumah calon mertuaku yang bajingan luar biasa, dan tak akan pernah aku injakkan kaki ke sini lagi. Bersambung …
107.9K viewsCompletedAdded to Library 301 Times as member tertua txt
Read
+Library
Bayang di Balik Kabut

Bayang di Balik Kabut

Matanya tajam kembali. “Jadi… masih ada yang harus kita hadapi.” Senara membuka halaman yang sudah ditandai. Di sana ada gambar simbol aneh: dua lingkaran saling bertumpuk, dikelilingi segitiga merah. “Ini lambang *Silsilah Tertua*. Mereka percaya hanya satu darah murni sejati yang pantas memimpin semua klan. Dan… nama Laras disebut dalam teks ini.”
783 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as member tertua txt
Read
+Library
Mertua yang Harus Mengalah

Mertua yang Harus Mengalah

Bu Ratna menarik tubuh menantunya perlahan. Memeluknya. Kaku di awal. Karena mereka memang tidak pernah sedekat ini. Namun beberapa detik kemudian— Nita balas memeluk wanita tua itu erat.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 25 Times as member tertua txt
Read
+Library
Kultivator Surgawi

Kultivator Surgawi

img:first-child]:pt-0 *:[img:first-child]:rounded-t-xl *:[img:last-child]:rounded-b-xl shadow rounded-md ring-1 ring-foreground/20 fix-size fix-edge chapter-theme" data-slot="card" data-size="default" data-variant="default"> Tetua di tahap awal Alam Yang Mulia Surgawi yang bertugas pada hari itu adalah seorang tetua dari Akademi Fengyuan, tetapi juga anggota keluarga kerajaan Fengyuan.
1030.9K viewsOngoingAdded to Library 835 Times as member tertua txt
Read
+Library
Utari

Utari

sindir Bibi Rita. Mendengar hal itu, hati Damar ingin sekali membalas perkataan Bibinya itu, namun Utari yang sudah hafal karakter Damar langsung menyela. "Tuan...ini jam tangan tuan tadi berbunyi.." sela Utari. "Oh benarkah ? Mungkin aku melupakan sesuatu. Aku pamit dulu Bu.." ucap Damar. "Baiklah..." jawab Bu Dyah.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as member tertua txt
Read
+Library
Bukber di Rumah Mertua

Bukber di Rumah Mertua

Usai shalat, Marni dan Tari kembali ke ruang tengah. “Lho, Mas Andra ke mana, ya?” Tari bergumam sendiri ketika melihat tidak ada seorang pun di sana. Marni duduk pada sofa dan menyilang kaki. “Andra lagi nganter Ivana ke depan! Nanti juga balik!” ucapannya datar, tidak seramah yang tadi. “Oh gitu, Ma … kok gak bilang, ya?” gumam Tari. “Memangnya Andra anak TK yang harus bilang-bilang terus? Dia udah besar!” ujar Marni lagi. Tari menghela napas menghadapi perubahan sang mama mertua yang mendadak judes.
1013.2K viewsCompletedAdded to Library 290 Times as member tertua txt
Read
+Library
Yang Ternoda

Yang Ternoda

tanya Mila pada Tante Rossa. “Oh, kamu temannya. Sebelas dua belas ya kalian, sama-sama kampungan!” Tante Rossa memperhatikan penampilan Mila seperti tadi memperhatikan Zafira. “Kamu kenal sama orang itu, Fira? Kenapa dia memaki-makimu? Kamu nggak apa-apa?” tanya Mila. Zafira mengangguk. “Iya, Mil. Dia Tante Rossa, dan aku nggak apa-apa. Terima kasih sudah membantuku tadi,” jawab Zafira.
1060.2K viewsOngoingAdded to Library 1.8K Times as member tertua txt
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status