Dear Mantan
titah Mey, berharap akan ada waktu untuk mereka berdua.
Vita menghela napas, mereka berdua memang perlu waktu untuk bersama.
"Yaudah, Ibu dan Ayah pulang. Titip Rei ya, jaga anak Ibu dengan baik."
Mey mengangguk, sedang Rei masih memalingkan wajah. Kekesalan kian menyelimuti diri, seolah enggan untuk pergi.
Sepeninggal Putra dan Vita, Rei tetap membisu. Lidahnya kelu, untuk sekadar berbasa-basi dengan istrinya sendiri.