Wanita Berhati Baja
celoteh Yayan, keponakan Bi Minah yang bekerja di rumah kami.
“Dunia ini sementara, Yan. Aku tidak hanya memikirkan kefanaan demi menurutkan perasaan.”
“Tapi perasaan itu juga penting juga tho, Bu,” protesnya.
“Perasaan bisa dikelola, Yan. Bagi beberapa orang tertentu, menghadapi penderitaan dengan kesabaran adalah caranya bertahan.”
“Tapi sabar itu ada batasnya, ‘kan, Bu? Masa orang mau sabar terus nanti ditindas terus, Bu.”
Hot Chapters