MAWAR
Kevin mendelik pada Mawar lalu berjalan mendahului, kakinya sedikit di hentakkan karena kesal dan merasa cemburu.
"Menurutmu aku akan aman bersamanya? Bagaimana jika dia mencelakai ku karena dia cemburu padaku," Mawar menatap kepergian Kevin dengan hati resah.
Fabio menaikkan tangannya, menyentuh puncuk kepala Mawar dan mengelusnya untuk menenangkan. "Dia tidak mungkin mencelakaimu, aku lebih aman kau bersamanya dari pada pengawal yang sok kegantengan itu,"