Tentang Harapan
“Rey, semisal kalau cewek yang lo sukai enggak bakal ketemu lagi sama lo gimana?”
Rey menoleh cepat, namun kembali melirik layar ponselnya. Oleng sedikit nanti dia kalah. “Enggak tau, A.”
“Nu baleg[20], Rey.” Terlampau kesal, alhasil Kenzo mendorong bahu sang adik. “Gue lagi serius ini.”
“Eh-eh!” Rey panik karena fokusnya menjadi terpecah sekarang. “Ih, naon sih[21], A? Kela[22], nanggung elah.”
Hot Chapters