Kubuat Miskin Suamiku Dan Keluarganya
Wahai kenikmatan dunia aku datang.
"Terimakasih Sayang, udah mau nemenin aku kayak gini," ucapku sembari menatap wajah Tedi sembari tersenyum puas. Kami baru saja mengkonsumsi barang itu. Menurutku itu adalah kenikmatan dunia yang tiada duanya. Setelah mengkonsumsi barang tersebut tubuh serasa melayang, pikiran pun tenang, dan tentu saja nafsu birahi menjadi tinggi, tentu saja setelahnya aku dan Tedi akan melakukan olahraga ranjang dengan durasi yang lama, dan itu sangat membuatku puas, sangat puas. Aku tak peduli dari mana Tedi mendapatkan barang itu dengan mudah, yang aku tahu, saat aku membutuhkannya maka dia harus menyanggupinya.
Bab Populer