Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DIA AYAHKU

DIA AYAHKU

Tidakkah kami benar-benar seperti muda-mudi yang sedang dimabuk cinta? Tiba-tiba langit sore berubah mendung. Sebentar saja langit berubah menjadi gelap. Suara gemuruh mulai bersahut-sahutan. Air dari langit satu persatu turun menitik menyentuh kaca helm di atas wajahku. "Sebentar lagi hujan deras. Kita berteduh dulu ya. Hanya ada satu mantel di bawah jok," teriak Paman.
1026.2K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as mendung tanpa hujan
Read
+Library
Istri Pura-Pura Direktur Kejam

Istri Pura-Pura Direktur Kejam

Langit pun tiba-tiba menangis, padahal tadi sama sekali tak mendung. “Ya hujan,” ucap Kirana menengadahkan tangannya pada ujung asbes. Lama dia menunggu, yang ditunggu tak kunjung tampak. Hujan pun seolah tak berniat untuk berhenti, malah semakin deras. Sedangkan malam juga semakin merangkak.
1010.1K viewsCompletedAdded to Library 272 Times as mendung tanpa hujan
Read
+Library
CINCIN TAK BERTUAN

CINCIN TAK BERTUAN

Menjerit tiada guna, berteriak apalagi. Kepada hujan, sedikit banyak ada yang akan disampaikan. Aroma yang biasa orang rindukan, genangan telah menciptakan kenangan, rinai kini berjatuhan. Hujan adalah misteri Ilahi yang tidak bisa dipungkiri. Ia tidak bisa diprediksi kapan akan terjadi. Terheran, aku mengamati. Ada yang menghindar takut terbasahi, bahkan ada yang sengaja menantang diri agar terjatuhi.
109.0K viewsOngoingAdded to Library 350 Times as mendung tanpa hujan
Read
+Library
Premanku Canduku

Premanku Canduku

Dan Hendy pun mulai memutar otak untuk menidurkan kembali adiknya yang nakal. Hujan yang sedemikian lebatnya telah membuat jam tiga sore serasa menjelang Maghrib karena awan gelap masih memenuhi langit. Beruntung hujan tidak disertai kilat dan sambaran petir hingga tidak membuat mereka ketakutan. Pikiran Hendy dan Nengsih sekarang terfokus pada menikmati suaana indahnya berteduh di bawah daun pisang dan mencari tempat berteduh yang layak.
1012.1K viewsOn holdAdded to Library 398 Times as mendung tanpa hujan
Show Reviews (24)
Read
+Library
Ar_key
Sepertinya si Firda terlalu terlena dengan balutan masa lalu yang membuatnya melayang ke surga. Demikian juga dengan Yudis yang asyik dengan si Lina yang membuatnya buta. Sepertinya Firda lebih tertarik dengan BIMO nama yang selalu terukir di hatinya hingga lupa dengan suami
Ntaelia
Nama yang cocok untuk lelaki misterius menurut aku, "Darma Subagja" bisa dipanggil Darma atau Bagja, nama yang terdengar sedikit kampungan tapi gak pasaran. Btw, si Gavin ih, Astaghfirullah banget godain bini orang mending sama aku aja hahaa becandaaa! Huhuhuu ....
Read All Reviews
Cinta Terlarang

Cinta Terlarang

Mendung mengantung di langin malam membuat orang-orang malas dan memilih untuk segera tidur. Tetapi yang dilakukan kedua perempuan itu malah bercerita melalui tatapan mata. Hanya ada satu dua kata yang keluar dari mulut itu, selebihnya hanya suara musik dari ponsel dan helaan napas yang beradu dengan derasnya hujan.
4.3K viewsOngoingAdded to Library 132 Times as mendung tanpa hujan
Read
+Library
GAGAL MENIKAH KARENA ORANG KETIGA

GAGAL MENIKAH KARENA ORANG KETIGA

gumamku menatap rintik hujan yang mulai jatuh membasahi bumi. Langit seakan mengerti bagaimana nasibku kini sehingga hujan turun tanpa permisi. Tidak ada mendung, tetapi hujannya lumayan lama melewati menit ke tiga. Aku kagum pada Tuhan yang bisa menurunkan hujan tanpa mendung, pun bisa menampakkan sinar matahari di bumi ketika awan berkabut tebal. Ah, aku mulai ngaco. Jelas saja karena Allah Maha Segalanya.
1065.6K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as mendung tanpa hujan
Read
+Library
Waktu yang Hilang (Setelah Dia Hadir di Antara Kita)

Waktu yang Hilang (Setelah Dia Hadir di Antara Kita)

Tidak semua yang diinginkan harus di dapatkan. Melihat Melati yang sudah terlelap, Saga menghentikan elusan pada pinggang sang istri. Lantas ia pun memejam. ***LS*** Mendung menggantung di angkasa meski hari masih siang. Awal bulan Oktober yang mungkin akan turun hujan. Pergantian dari musim kemarau ke musim penghujan.
10137.7K viewsCompletedAdded to Library 4.7K Times as mendung tanpa hujan
Show Reviews (34)
Read
+Library
Bintang ponsel
karya yg ini laen bikin greget kyk mles baca nya bikin sakit ati peran novel nya agk rada2 bebal trlalu naif n trlalu bodoh dlm bertindak tntg perselingkuhan suaminya mlh nerima2 aja , gk suka dgn karya mbk lis yg ini
Meilia
awalnya g mau buka karya mba Lis yg ini, cz d baca dr judul sama sinopsisx...takut aja kalo sad ending,, trus iseng dong baca bab 1 , eh lakok ketagihan pengen terus dan terus,,, suda 4 judul yg kubaca karyamu mba, dan semuax amazing, saya suka , saya suka,,
Read All Reviews
Ibu Susu untuk Bayi Sang Mantan

Ibu Susu untuk Bayi Sang Mantan

Dengan tergopoh-gopoh ia mendatangi Alvin yang berdiri sendirian. Amarah tampak menguasai Melinda. matanya berkaca-kaca, deru napasnya tak beraturan tampak pada uap uadara yang keluar dari hidungnya. Akhir-akhir ini cuaca sangat dingin karena musim penghujan yang ekstrem. Beberapa hari berturut-turut hujan begitu deras mengguyur kota tersebut. “Bisa kamu jelaskan apa yang baru saja aku lijhat?”
101.4K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as mendung tanpa hujan
Read
+Library
Di Balik Senyum Istri

Di Balik Senyum Istri

Ya Allah, turunkan lah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan. Hujan yang lama tak berhenti membuatku takut, kalau hal ini mungkin akan menghadirkan banjir, semoga itu hanya ketakutanku saja. Sejam berlalu akhirnya angin berhenti bertiup, hanya tersisa hujan yang masih deras, tak masalah bagiku, kita hanya akan basah karenanya. Ketika hendak pulang, tak sengaja aku mendengar Andre yang tengah melakukan panggilan telepon dengan seseorang.
1078.2K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as mendung tanpa hujan
Read
+Library
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Lelaki berpakaian ungu itu bahkan merapatkan ujung pakaiannya yang terbuka untuk menghalau dingin yang menyelusup tubuh. Merasa tidak ada yang ganjil dari Baramundi, Mamak Jambul kembali menikmati suasana hujan deras. Matanya sesekali memejam sedang cuping hidungnya kembang kempis menghirup udara dingin yang meliputi. Mamak Jambul begitu menikmati hujan selayaknya seorang pengrajin puisi yang hobi dengan rintik, petrakor, kenangan, basah, gelisah, terpisah, aroma dan ribuan kosakata lain untuk mewujudkan hujan dalam versi puisi.
101.9K viewsCompletedAdded to Library 70 Times as mendung tanpa hujan
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status