Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Satu Malam dengan Raja Naga

Satu Malam dengan Raja Naga

Dan seseorang—entah manusia, makhluk, atau rasa yang menjadi bentuk— melangkah ke atasnya… Tanpa beban harus menjelaskan kenapa. Karena sekarang, dunia tidak butuh alasan untuk menjadi dirinya sendiri. --- Hujan turun di Teman Sunyi. Tapi bukan hujan yang menyakitkan. Ia turun tanpa angin, tanpa kilat, tanpa suara besar. Hanya tetes-tetes kecil yang jatuh seperti permintaan maaf… dari langit kepada bumi.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai mendung tanpa hujan
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa

Menjadi Istri Sang Jenderal Buruk Rupa

Dan di balik wajahnya yang kembali tanpa ekspresi, pikirannya mulai bergerak ke arah yang tidak lagi bisa dihentikan. Langit malam di perbatasan tampak gelap tanpa bulan. Hujan sudah mereda, namun sisa air masih menetes dari ujung tenda dan tali-tali yang terpasang. Udara dingin menusuk, membawa aroma tanah basah yang belum sempat mengering.
106.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai mendung tanpa hujan
Baca
+Pustaka
SUAMIKU YANG SEMPURNA, TERNYATA ....

SUAMIKU YANG SEMPURNA, TERNYATA ....

Malam yang sunyi, di luar sana hujan turun begitu deras sekali, suara gemuruh terdengar begitu menakutkan. Saat ini, Devan duduk di depan jendela menatap hujan yang turun tanpa ada tanda-tanda akan berhenti. sepertinya Indonesia akan memasuki musim hujan sebentar lagi, karena beberapa hari ini hujan terus saja turun, hanya sesekali saja Matahari menampakkan dirinya.
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai mendung tanpa hujan
Baca
+Pustaka
Dicampakkan Setelah Melahirkan

Dicampakkan Setelah Melahirkan

Bab 59 Malam itu langit terlihat kelam dan ganas. Berawal dari suara gemuruh guntur yang bersahutan, tak lama kemudian butiran air berjatuhan. Hujan turun begitu lebat. Tidak hanya itu, angin berembus dengan begitu kencang, menggoyangkan dedaunan dan ranting pohon. Semua orang gegas mencari tempat berteduh termasuk Embun dan Manggala. Tak mungkin ia mengemudikan kuda besi saat hujan lebat. Bisa-bisa ia pulang tanpa nama.
1036.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 985 kali sebagai mendung tanpa hujan
Baca
+Pustaka
I Love You. And You?

I Love You. And You?

Ia lalu beralih menatap jalanan. "Kayaknya kamu hari ini kurang beruntung." "Kenapa begitu?" "Karena petrichor baru bisa menguar ke udara kalau hujannya tidak terlalu deras. Kalau hujan lebat seperti siang ini, biasanya tidak akan muncul. Semakin deras hujan turun maka, aerosol yang bisa membawa senyawa aromatik tanaman, serta mikroorganisme dalam tanah itu hanya terbentuk sedikit. Jadi baunya kurang tercium," jelas Narendra.
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai mendung tanpa hujan
Baca
+Pustaka
Setelah Bercerai

Setelah Bercerai

Sekelebat kenangan ingatan menyusup. Ketika… merasa ingin, Pulung akan berjalan tanpa tujuan. Lalu sengaja membuang payung dalam genggaman padahal hujan mengguyur. Di hari seperti itu, biasanya Pulung sedang bersedih. Sekadar melepas sedihnya, dan tubuhnya yang panas terasa sejuk oleh air hujan. Berjalan tiga puluh menit setelahnya, hujan mereda. Bukan kutukan maupun umpatan yang meluncur, justru senyum yang merekah.
1.518.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 675 kali sebagai mendung tanpa hujan
Baca
+Pustaka
Istri Imutku (Season #2)

Istri Imutku (Season #2)

Kedua remaja itu berlari, semua yang tidak membawa payung juga berlari mencari tempat berteduh, gerimis kecil yang menetes dalam hitungan kurang dari lima menit saja sudah turun hujan cukup deras. Pada pedagang membentangkan alat berteduh mereka agar gerobaknya tidak kehujanan. "Udaranya langsung sejuk, aroma petrichor harum ya." Varka menaikkan kedua alis, "Petrichor itu apa? Bentar, oh maksudmu bau hujan yang membasahi tanah." ucapnya langsung, Varka memejamkan mata sejenak menghirup aroma petrichor yang hanya akan muncul saat awal hujan.
84.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai mendung tanpa hujan
Baca
+Pustaka
AKU ISTRIMU MAS!

AKU ISTRIMU MAS!

--- --- Sapphire – Menyulut Bara Keesokan paginya, langit mendung menyelimuti rumah Danendra. Aroma tanah basah masih terasa sejak semalam hujan mengguyur tanpa ampun. Tapi tidak ada yang lebih gelap dari isi hati Sapphire saat itu.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai mendung tanpa hujan
Baca
+Pustaka
Ujian sebelum Akad

Ujian sebelum Akad

Kata-kata itu sering diucapkan oleh orang tuanya saat hujan turun untuk menenangkannya supaya tak menangis saat hujan turun dengan lebatnya. ”Mendungnya gelap. Sepertinya hujan akan lama berhentinya,” kata bapak yang tadi mengaji itu. Seketika, Marvin sadar dari lamunannya. Ia mengembalikan Al Quran di lemari yang tak jauh dari tempat Marvin duduk. Dari tempat itu, mereka bisa melihat sedikit ke arah luar masjid. Ada pintu di samping masjid yang terbuka. Langit begitu gelap bukan karena ini menjelang Magrib semata, tapi juga karena mendung pekat.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai mendung tanpa hujan
Baca
+Pustaka
Kontrak Pernikahan Sang CEO

Kontrak Pernikahan Sang CEO

Bulan di balik jendela bersinar terang. Tidak seperti biasanya, malam ini cerah tanpa hujan deras yang mengguyur. Memasuki puncak musim hujan, hari-hari Layla selalu ditemani oleh langit mendung, awan hitam yang menggantung, angin kencang, aroma petrikor dan tanah yang basah, juga air hujan yang mengetuk atap.
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai mendung tanpa hujan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status