Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Dan Benci Biarlah Diakhiri Dengan Kematian

Cinta Dan Benci Biarlah Diakhiri Dengan Kematian

Suamiku, Roni Jatmiko, yang menggunakan kornea mataku, memaksaku berlutut dan menirukan suara anjing. Putriku yang di dalam tubuhnya berdetak jantungku, dengan lantang berkata bahwa aku tidak pantas menjadi ibunya. Sebelum jantung buatan di tubuhku berhenti berdetak, aku menelepon suamiku. Namun dia justru membentak aku dengan dingin, “Luna, bisakah kamu berhenti buat keributan?! Kalau memang mau mati, pergi saja jauh-jauh! Aku tidak mau mengurus mayatmu!” Saat itu, di tengah hamparan salju, aku hanya bisa menutup satu-satunya mata kiriku yang tersisa. Kemudian, suami yang tak pernah mencintaiku itu menggali keluar bola matanya sendiri. Putri yang tak mau mengakui aku itu berkali-kali mencob
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai menendang bola
Baca
+Pustaka
Om Teman Masa Kecil Ayah

Om Teman Masa Kecil Ayah

Di dalam bus tidur saat perjalanan pulang di hari liburan, aku yang memang memiliki hasrat tinggi tidak tahan ingin memeluk boneka silikon khusus yang baru aku beli untuk memuaskan diri. Setelah kembali dari toilet, lampu bus sudah dimatikan dan seluruh kabin gelap gulita. Aku meraba-raba masuk ke dalam tirai ranjangku. "Jangan di sana. Kamu terlalu besar. Nanti rusak." Tanpa banyak bicara, pria itu mengangkat kakiku di bahunya. Benda panasnya yang besar menekan bagian intimku. Aku menggelengkan kepala tidak karuan, napasku tersengal-sengal, air mata dan liurku bercampur menjadi satu, menetes ke seluruh lantai. "Aku salah. Cepat masukkan." Benda keras itu langsung menusuk ke dalam. Aku sampa
9.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai menendang bola
Baca
+Pustaka
Yang Mandul Itu Kamu, Mas!

Yang Mandul Itu Kamu, Mas!

Ibu mertuaku tega menyuruh Mas Amar – Suamiku, untuk menikah lagi. Hanya karena aku belum bisa memberi keturunan. Sebagai anak yang berbakti, Mas Amar tidak bisa menolak. Dia tak ingin menyakiti hati ibunya. Bertubi hinaan dan cacian aku dapatkan. Berusaha tegar demi cinta, namun terlalu menyakitkan. "Hiduplah bahagia dengan dia, Mas. Aku tidak bisa bertahan dalam rumah tangga ini. Aku pikir kamu bisa membangun syurga untukku, di rumah ini. Ternyata tidak! ... Maaf, aku menyerah!" ujarku sambil menatap bola mata indah milik Mas Amar. "Aku tidak akan melepaskan mu, Arumi. Aku sangat mencintaimu!" Mas Amar berusaha memegang tanganku. Tetapi aku langsung menghempaskan. "Cinta seperti ap
1053.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai menendang bola
Baca
+Pustaka
Si Buta Dari Hutan Mblesek (LDN seri 2)

Si Buta Dari Hutan Mblesek (LDN seri 2)

Seorang anak kecil berusia 8 tahun bernama Li Lin, mengalami suatu tragedi yang sangat memprihatinkan. Wilayah yang dipimpin oleh keluarganya dijajah oleh orang-orang yang tak berperikemanusiaan. Setiap laki-laki dijadikan budak dan wanita-wanita sebagai pemuas nafsu. Anak-anak kecil ditawan dan didik untuk menjadi pembunuh. Aku tidak akan sudi menjadi boneka kalian! Li Lin membangkang. Seseorang menusuk kedua bola mata Li Lin, hingga membuatnya buta. Dengan mengandalkan insting dan pendengaran, anak itu berusaha melarikan diri. Tiba-tiba, Li Lin mendengar suara. Suara tersebut berasal dari pedang kayu yang diberikan oleh temannya, Renggin Ang. "Mari buat perjanjian. Biarkan aku
1012.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 485 kali sebagai menendang bola
Baca
+Pustaka
Kupu-kupu Kertas

Kupu-kupu Kertas

21++ warning!!! cerita ini mengandung cerita dewasa, bijaklah dalam memilih bacaan. “Turunkan aku!” jerit Milly meronta memukul punggung Axton ketika lelaki berjalan membawanya menuju kamar rahasia di ruangan kerjanya. “Ah,” ringis Milly ia terbanting di ranjang dan kepalanya terasa pening. Sementara ia mengumpulkan kesadarannya sejenak, Axton tiba-tiba menarik kakinya membuat ia meluncur ke bawah. “Apa yang kau lakukan?!” pekik Milly histeris. Apalagi saat Axton mulai merangkak ke atasnya, menangkap kedua tangannya, mengikatnya dengan dasi yang sebelumnya diambil di atas nakas. “Menurutmu?” Axton bertanya balik di sela giginya yang menarik kencang simpulan dasi itu, lalu mengait
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 244 kali sebagai menendang bola
Baca
+Pustaka
The Undying Tales of AGORA BEAK

The Undying Tales of AGORA BEAK

Jurnal Sore
Cikarang, 2004. tingkat pertambahan pengidap Sindrom Ludens begitu tinggi, sindrom yang dianekdotkan sebagai sumber kesialan dan akan menghidapi nasib buruk di sekitarnya. Jimi Bandri, 15 Tahun, menantang arus dengan tetap memperlihatkan ciri khas pengidap sindrom laknat itu. Karakteristik itu adalah Heterochromia, dengan salah satu bola matanya berwarna kuning cerah, secerah matahari pagi. Seiring kesembronoannya, kehidupan remaja ia lalui dengan sulit dan penuh perjuangan. Meski ia tidak ungkapkan, rasa penasaran menghinggapi hatinya. Bersama temannya Afif, mereka justru terjerumus dalam organisasi rahasia yang memiliki memusnahkan monster bernama Terak. Jimi mengetahui info lain jika,
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai menendang bola
Baca
+Pustaka
Gadis Muda Pengatar Makanan, Selingkuhan Suami CEO-ku

Gadis Muda Pengatar Makanan, Selingkuhan Suami CEO-ku

"Bu Naira, tas Birkin pink yang terakhir Ibu lihat sudah datang! Itu warna khusus yang dipesankan oleh suami Ibu, sekarang bisa diambil kapan saja ya!" Suara sales dari Hermes terdengar antusias sekaligus mendesak. Aku duduk di sofa sambil menggenggam remot, ujung jariku terasa sedikit dingin. "Yang terakhir kulihat?" Padahal aku jelas-jelas menunjuk Birkin oranye merah menyala di etalase, lalu membicarakannya pada Davin selama setengah bulan. "Kamu yakin ... pink?" Suaraku sedikit tercekat. "Iya, Bu Naira." Nada bicara sang sales terdengar yakin. "Pak Davin sengaja menegaskan, harus warna sakura pink yang paling lembut." Telepon ditutup. Aku bangkit dan ingin menelepon Davin, menanyakan apa
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai menendang bola
Baca
+Pustaka
Ashraf: Penguasa Terakhir

Ashraf: Penguasa Terakhir

Ashraf Samar Anand menyembunyikan identitasnya sebagai pimpinan mafia terbesar se-Asia demi mengungkap pelaku pembunuhan keluarganya. Untuk menjalankan misinya, Ashraf menyusup dalam kelompok musuh yang bernama "Blair Fulton". Di dalam kelompok tersebut Ashraf diangkat menjadi TUKANG PUKUL yang menjadi algojo sekaligus eksekutor pembunuh Blair Fulton. Karena dianggap sebagai pekerja rendahan, Ashraf selalu mendapatkan hinaan serta cacian dari para anggota Blair Fulton bahkan gadis yang dia cintai juga melakukan hal yang sama. Hingga suatu hari ada surat kaleng yang masuk ke markas Blair Fulton yang berisi identitas asli Ashraf. Lalu bagaimana reaksi para anggota Blair Fulton saat ta
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai menendang bola
Baca
+Pustaka
Ayah Dari Anakku Adalah Sang CEO Arogan

Ayah Dari Anakku Adalah Sang CEO Arogan

Diana Rosalina (25 tahun) telah melakukan satu kesalahan di usia remajanya. Ia telah menyerahkan kesuciannya pada sang kekasih, Attala Zain Dimitri (26 tahun). Gadis pendiam itu pun akhirnya mengandung tanpa sepengetahuan Zain. Ia menyembunyikan identitasnya selama bertahun-tahun. Hingga waktu mempertemukan mereka pada pilihan masing-masing. Dan sayangnya, dibalik kebaikan Brian Aditama (27 tahun) ada satu rencana yang tidak diketahui sama sekali oleh, Rose. Zain datang kembali dengan karakter yang berbeda. Lelaki yang sudah mengkhianatinya itu, sekarang telah menjelma menjadi seorang CEO yang cukup disegani di tempat mereka bekerja. Hingga kenyataan membuka kedua bola matanya, "S
1022.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 860 kali sebagai menendang bola
Baca
+Pustaka
ARINDA

ARINDA

CucokStory
"Kamu tak berpikir jika aku akan membantumu secara percuma bukan?" Seketika raut wajah Arinda terlihat menegang, dia kembali mendongak menatap wajah Zayn. Arinda menelan ludah, seketika harapan yang sempat tergambar jelas di wajahnya hilang berganti dengan raut wajah pucat pasi. Apa? Apa yang Zayn inginkan sebenarnya? Sedangkan itu, Zayn tersenyum dalam hati melihat itu. Ah, ini sepertinya akan menyenangkan. Bahkan dia belum mengatakannya dan gadis itu sudah terlihat ketakutan. "Apa? Apa yang kamu inginkan dariku? Aku bahkan sudah tidak memiliki apa-apa lagi?" tanya Arinda serak, terdengar malang. Zayn mengangguk-angguk percaya. Dia kemudian menatap dalam bola mata Arinda yang basah.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai menendang bola
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status