Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tujuh Dewi Dan Pusaka Iblis Pemikat

Tujuh Dewi Dan Pusaka Iblis Pemikat

Ucap Rubi polos. “Aaaaaaargh!” Sakti memekik sambil berusaha memegangi bahu yang sedang dicekal oleh Anggi. Sial. Anggi lupa dengan kemampuannya yang sedang dikerahkan itu, hingga membuat bahu Sakti hangus cukup parah.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai mengangkat bahu
Baca
+Pustaka
Misteri Menara Tanpa Nama

Misteri Menara Tanpa Nama

Hari - 1 Aku bisa melihat 5 orang yang mengangkat tangan mereka, termasuk Adrian. Jumlahnya memang tidaklah banyak, tapi orang-orang yang mengangkat tangan mereka adalah orang-orang yang kukenal. “Bagas, bisa kau jelaskan kenapa kau mengangkat tanganmu?” Bagas yang sudah menurunkan tangannya menjawab pertanyaanku tanpa meliha ke arahku.
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 264 kali sebagai mengangkat bahu
Baca
+Pustaka
Baku Hantam Dengan Mertua

Baku Hantam Dengan Mertua

"Capek apa?" "Capek mikir! Dah ah, Mas! Mas mendingan tidur lagi aja. Besok Mas harus bangun pagi buat ngarit." pintaku. Ia mengeha napas lalu membenamkan wajah dibalik selimut motif Doraemon. Betewe kalian kalau nggak tahu ngarit itu apa? Sini aku kasih tahu, ngarit itu cari rumput buat pakan ternak. Mas Irfan tak lagi berkata lagi. Kulanjutkan aktivitas menulisku seperti biasa. Kebetulan sebuah ide melintas di kepala. Sebuah cerbung bergenre rumah tangga yang mudah dipahami.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai mengangkat bahu
Baca
+Pustaka
Sang Menantu Perkasa

Sang Menantu Perkasa

Tamael mengangkat tangannya tinggi-tinggi. Angkat tangan jika memiliki pertanyaan adalah ucapan favorit Arjuna saat dia menjalankan bisnis di Kabupaten Damai. Tamael juga membentuk kebiasaan sejak saat itu. Kapan pun Arjuna menugaskan suatu tugas, dia akan mengangkat tangannya. "Kak Tamael, apa yang masih kurang jelas?"
9.3430.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.9K kali sebagai mengangkat bahu
Tampilkan Ulasan (65)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Easy Loundry
ga cocok u pembaca kek aku yg menyanjung, pria dgn 1 wanita, yg g playboy, g apa2 jahat, intimidasi yg penting u 1 wanita, g suka pria yg gonta ganti wanita, celup sana celup sini. jd blm berani baca buku thor yg ini.. mianheee thorrr, nyari buku dgn judul yg laen milik thor aja...
Baca Semua Ulasan
SEMALAM DENGAN PREMAN

SEMALAM DENGAN PREMAN

Dia mengedikkan bahu acuhnya. “Baiklah … kalau begitu dengarkan ini baik-baik!”
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai mengangkat bahu
Baca
+Pustaka
Pusaka Idaman Gadis Desa

Pusaka Idaman Gadis Desa

raung Pak Sabar. Pak Sabar mengangkat batu bata merah itu tinggi-tinggi di atas kepalanya sampai otot-otot lengannya nampak menegang kaku. Ia bersiap buat melepaskan hantaman mematikan itu tepat ke arah sasaran di bawah kakinya.
8.453.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai mengangkat bahu
Baca
+Pustaka
Istri Rahasia Tuan Hagan

Istri Rahasia Tuan Hagan

Batangnya sudah memuntahkan cairah putih kental di dalam liang kenikmatan Belvara, dengan batang masih tertancap di sana. Belvara menggerak-gerakkan bahu, berusaha agar Hagan turun dari atas tubuhnya, ia bisa merasakan detak jantung Hagan yang memompa cepat, tatkala kulit mereka saling bersentuhan. Namun Hagan tak menghiraukan itu, baginya gerakan Belvara itu tak akan mampu mengubah posisisnya saat ini. “Berat, Mas, turun,” pinta Belvara.
101.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai mengangkat bahu
Baca
+Pustaka
PDKT di Sarang Monster

PDKT di Sarang Monster

Bahu Melia yang tadi tegang karena antusiasme kini merosot lemas. “Yah … sayang banget,” desis si cindo pelan, suaranya nyaris tak terdengar. B1 dan B2 bertukar pandang sekilas, senyum kemenangan tipis terbit di sudut bibir mereka. “Hafal teori memanah itu belum tentu bisa manah,” ujar B1 dengan nada lembut yang menyebalkan. “Instingmu harus diasah bertahun-tahun.”
997 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai mengangkat bahu
Baca
+Pustaka
Kembali Untuk Mengguncang Langit

Kembali Untuk Mengguncang Langit

Kakinya diangkat dengan jelas, tangannya bersilang di dada dengan penuh kesombongan dan ekspresi penghinaan di wajahnya. Semua orang Keluarga Chu yang berada di sana ragu-ragu, mereka memang memiliki penyakit keturunan, tetapi apakah benar itu bisa disembuhkan? Memikirkan itu mereka mulai berdiskusi panjang. Setelah beberapa saat kesepakatan terjadi diantara mereka.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai mengangkat bahu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status