Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dek Ajeng & Mas Abim

Dek Ajeng & Mas Abim

Dia menoleh hanya untuk menemukan seringai tipis yang sayangnya begitu menggoda dipandang. "Mas, Adek kaget tau! Kayak enggak ada jejak kakinya." "Adek ketinggalan, sih. Mas bisa merayap juga sekarang. Kadang merayap, kadang melayang, terserah Adek senangnya yang mana." "Dasar!" seru Ajeng dini kepalan tangannya meninju main-main ke dada Abimana. "Adek benaran enggak dengar langkah Mas sedikitpun, makanya heran."
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai mengejar mas mas
Baca
+Pustaka
Warung Kopi Dunia Bawah

Warung Kopi Dunia Bawah

Malam turun dengan lembut seperti tirai tebal yang menutupi wajah dunia. WarKoDuBa tampak tenang dari luar. Tapi di dalamnya, gelombang keresahan mulai menyeduh perlahan. Toyo sedang mengatur toples-toples keripik saat ia berteriak. “MAS! TEKO SUCI HILANG!” Dimas tersedak kopi. “APA?”
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai mengejar mas mas
Baca
+Pustaka
Mengejar Brondong

Mengejar Brondong

"Mamah Jess mau kemana? Katanya mau bertemu Papah Fiona?" Tak hanya Jesslyn, namun tubuh Bu Ida yang mendengar panggilan Fiona pada wanita asing itu menegang karena rasa terkejut. TBC ...
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai mengejar mas mas
Baca
+Pustaka
Mengejar Mentari

Mengejar Mentari

“Mas Arka?” “Iya, Mbak. Assalamualaikum” “Waalaikum salam warahmatullahi wabarokatuh. Bagaimana kabar Mas? Lama tidak bertemu.” “Alhamdulillah saya baik, Dik. Dik Dzi apa kabar?’ “Alhamdulillah saya juga baik, Mas. Kapan pulang?” “Ah, diumah sendiri masa ditanya kapan pulang?”
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 270 kali sebagai mengejar mas mas
Baca
+Pustaka
Maaf Mas, Aku Tega!

Maaf Mas, Aku Tega!

Kudengar suara Mas Deni dari teras. Kusambar hijab, kukenakan lalu berjalan menuju pintu depan. Astaghfirullah... Pemandangan macam apa ini, Mila memeluk mesra Mas Deni. Pakai cipika cipiki segala. Geram. Kusilangkan tangan di dada. Marah? Ya, aku sangat marah. Mana ada wanita tak marah dipertontonkan adegan seperti itu di depan matanya.
1021.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 513 kali sebagai mengejar mas mas
Baca
+Pustaka
PERNIKAHAN YANG TERNODA

PERNIKAHAN YANG TERNODA

"Mas!" Aku berusaha mengejar langkah lebar lelakiku. Memanggil-manggil dirinya meski tak membuatnya berhenti. Tertatih dengan perut besar aku mengejarnya. Tak ingin suamiku pergi dari rumah dalam keadaan emosi. "Mas!" "Mas! Tunggu!"
1049.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai mengejar mas mas
Baca
+Pustaka
PESONA MAS IPAR

PESONA MAS IPAR

Kecuali Arsen, mereka akan melakukan apa saja demi kebahagiaan dan kebaikan Mama. “Kamu mau dijemput?” Suara Mas Harris menyadarkanku dari bengong. “Ah iya, apa, Mas? Dijemput? Ah, tidak perlu.” Aku gelagapan. “Helena, please.” “Helen akan pulang.” “Alhamdulillah. Bener ya, Na. Mas jemput ya?” “Tidak usah. Helena akan pulang nanti. Nunggu terang saja.”
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai mengejar mas mas
Baca
+Pustaka
AKU BUKAN BUDAKMU, MAS!

AKU BUKAN BUDAKMU, MAS!

Suasana kontrakan itu nampak ramai. Jeritan dan teriakan saling bersahutan, ditambah juga dengan riuh suara orang yang sesekali bersorak. "Dasar pelakor!" "Auh! Lepas!" "Wanita sundal! Murahan!" "Aaa!" "Kurang ajar!" "Auh!" Aku dan Mas Anam mencoba masuk dalam kerumunan, akhirnya dengan susah payah kami bisa sampai di depan kerumunan. Terlihat Mbak Sri dan seorang wanita saling jambak dan saling tindih.
1024.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 657 kali sebagai mengejar mas mas
Baca
+Pustaka
Sepuluh Ribu dari Suami Pelitku

Sepuluh Ribu dari Suami Pelitku

"Aduh, iya Ma. Dina berarti kaya raya sekarang. Aku justru gak nyangka ini semua." Mama Mas Guntur tampak mengusap dahinya yang penuh keringat, padahal di sini dingin sekali, aku tersenyum, melipat kedua tangan di depan dada. Ratih sudah mengikuti rombongan yang mengantar Mama si Weni, aku berkacak pinggang, menatap mereka yang tampak panik.
1012.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 414 kali sebagai mengejar mas mas
Baca
+Pustaka
Kamu Pasti Menyesal, Mas!

Kamu Pasti Menyesal, Mas!

Mas Vino pun me-loud speaker panggilan itu. "Iya, Halo. Assalamualaikum, Mas. Ada apa nih?" Suara Mas Bambang terdengar amat segan dari seberang sana. "Waalaikumsalam. Aku mau minta kamu secepatnya ninggalin Vivin!" kata Mas Vino dengan penekanan. "A...apa maksud dari perkataan Mas Vino? Kenapa saya harus ninggalin Vivin, Mas?" suara Mas Bambang kini bergetar.
1013.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 514 kali sebagai mengejar mas mas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status