Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Wanita Lain di Dalam Rumah Tanggaku

Wanita Lain di Dalam Rumah Tanggaku

Siti mengangguk patuh. Ami tersenyum masih ramah. “Di ujung jalan perumahan ini, ada warung langganannya Mbak Citra dulu. Namanya Warung Mbak Acha,” kata Ami mulai memberikan instruksi. “Tolong belikan kopi jahe sachet di sana, ya, Siti. Merek kopinya itu Bintang Barat. Sama sekalian belikan beberapa cemilan untuk acara tahlilan nanti malam ya. Mbak Acha paham kok cemilannya apa saja.”
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai kopi warung tinggi
Baca
+Pustaka
SUAMIKU KEKASIH IBUKU

SUAMIKU KEKASIH IBUKU

Namun, ia memilih pergi. Warung di ujung gang ramai. Bangku panjang terisi. Gelas-gelas berdenting. Bau gorengan bercampur kopi hitam. Jati duduk, menyelip di antara tawa yang tidak ia ikuti. Tubuhnya letih lebih dulu daripada pikiran. Ia memesan kopi, memegang cangkir lama-lama seolah panasnya bisa menahan sesuatu agar tidak meledak. "Kok jarang kelihatan, Mas?" tanya pemilik warung.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai kopi warung tinggi
Baca
+Pustaka
Kesatria Tertinggi

Kesatria Tertinggi

Saat masuk, ia tidak melihat satu pun pembeli, lalu duduk dan menunggu pelayan datang. "Mau memesan kopi apa?" "Apa saja yang penting bisa diminum." "Maaf, tetapi aku tidak suka kopi," ucap Sofia. Rune terkejut saat mendengar itu, kemudian Reno menyinggung, "Seharusnya kau bertanya terlebih dahulu kepada kami karena tidak semua orang suka dengan semua jenis kopi!" "Baiklah, tidak semua orang suka dengan sikapmu." Pemilik kedai kopi memanggil semua karyawan. Rune melihat pemilik kedai panik, kemudian merasa heran dan ingin bertanya, tetapi merasa malu karena ia tidak kenal dengannya.
1013.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 414 kali sebagai kopi warung tinggi
Baca
+Pustaka
Gadis Di Ujung Cangkir

Gadis Di Ujung Cangkir

tanya pria itu seraya mengambil gelas kopi dan meminumnya. "Tentu saja sengaja dong, karena tempat ini cukup menarik dan sangat asri sehingga otakku yang panas ini bisa langsung di teduhkan dengan seduhan kopi yang menurutku paling pas dari rasa dan aromanya, Haha" Balas gadis itu sambil melirik kearah pramusaji, tampaknya gadis tersebut sudah tidak sabar menunggu pesanannya datang. "Permisi kak, pesanan atas nama Lintang (sambil menaruh kopi dan beberapa kudapan) ada yang bisa saya bantu lagi kak?" tanya pramusaji tersebut.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai kopi warung tinggi
Baca
+Pustaka
Istri Nakal Mas Petani

Istri Nakal Mas Petani

Kartika dan Saraswati sempat saling senggol mendengar peringatan Mbah-nya yang hari itu juga tampil beda dengan setelan batik sangat bagus. “Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan dalam jumlah kedai kopi dalam beberapa waktu terakhir. Dan lonjakan pertumbuhan kedai kopi ini juga menyebabkan peningkatan permintaan akan gula aren sebagai salah satu bahan baku dalam pembuatan minuman kopi. PT. Putra Pertiwi menangkap peluang ini dengan memiliki misi menghasilkan gula aren bermutu tinggi yang akan memenuhi permintaan pasar.” Wira memandang Sully yang sedang setengah tersenyum dan setengah meringis padanya. Ia lalu kembali melanjutkan dan berkonsentrasi untuk hanya memberi kata sambutan
10820.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24.6K kali sebagai kopi warung tinggi
Tampilkan Ulasan (334)
Baca
+Pustaka
evvimn
entah berapa ratus ribu rupiah yang saya habiskan untuk membeli koin untuk membaca buku ini... Tapi semua itu worthed, bukunya bagus banget... saya bisa nangis, tertawa, senyum senyum sendiri ketika membaca buku ini....
Maxime & Reina 🩵
Aku baca bulan september 2024. Gak sengaja baca ternyata se keren itu, semenyentuh itu, sosok wira dan sulis bner bner luar biasa. Makasih kak atas karya nya.. Semoga ngga hilang kalo mau baca lagi.. 🩵🩵............
Baca Semua Ulasan
Nasi Kotak

Nasi Kotak

Tidak mau dikalahkan. "Tapi kenyataan'nya memang mug Bu Evi lebih murah dari mug yang saya berikan pada Bu Atik. Mau bukti?" tantangku. Sebenarnya malu harus menanggapi masalah sepele seperti ini, tapi kalau terus diam, yang ada akan semakin diinjak. Bu Evi mengepalkan tangan. Kesal. "Tidak jadi beli beras sama gulanya," ucap Bu Evi meninggalkan warung.
1016.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 618 kali sebagai kopi warung tinggi
Baca
+Pustaka
Pendekar Rajawali Dari Andalas

Pendekar Rajawali Dari Andalas

Selain menjual makanan, buah-buahan di warung itu juga tersedia minuman teh dan kopi. Warung itu cukup luas memanjang sebagian bangku dan mejanya terbuat dari anyaman bambu serta rotan yang dibuat memanjang juga, Arya pun turun dari kudanya setelah sampai di depan warung itu. Setelah mengikat kudanya dia pun masuk ke dalam warung, cukup ramai orang-orang yang tengah duduk sambil menikmati kopi atau pun teh hangat di sana karena memang saat itu malam baru saja datang. Arya duduk di sudut paling kanan kursi panjang itu, tak selang beberapa lama seorang lelaki pemilik warung datang menghampirinya.
1026.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 964 kali sebagai kopi warung tinggi
Baca
+Pustaka
Garis Tangan Sang Putra Mahkota

Garis Tangan Sang Putra Mahkota

Ucapnya semakin menyebalkan. Joko berdecak tapi tetap menuruti kemauan Warseno. "Bu! kopi item satu, teh hangat satu. Soto dua" Ucapnya saat sudah masuk ke warung. Warung tersebut tak begitu besar, hanya ada dua meja panjang dengan empat bangku yang panjangnya senada dan beratapkan terpal.
285 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9 kali sebagai kopi warung tinggi
Baca
+Pustaka
Ujang Hoki Sang Penakluk Gadis dan Janda Kembang Desa

Ujang Hoki Sang Penakluk Gadis dan Janda Kembang Desa

Bau tanah, asap kendaraan, dan gorengan dari warung pinggir jalan bercampur menjadi satu. Ketika melewati sebuah warung kopi, Udin tiba-tiba minta berhenti. “Kita beli kopi dulu, Jang.” Ujang mengangguk. Warung itu cukup ramai. Beberapa pria duduk mengobrol sambil menyeruput kopi. Di beberapa meja terlihat perempuan-perempuan muda yang bekerja di tempat tersebut. Ada yang menyajikan minuman tapi ada pula yang tampak menemani beberapa orang berpakaian rapi di tempat tersebut.
1029.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 967 kali sebagai kopi warung tinggi
Baca
+Pustaka
Sengsaranya Perjuangan Mengincar Warisan Mertua

Sengsaranya Perjuangan Mengincar Warisan Mertua

Aku mengangguk. "Mmm... Namanya Kopi Mengheningkan Cipta," jawab Mas Priyo. What??? Apa gak ada nama lain yang lebih aneh? Biasanya brand kopi punya nama keren-keren. Janji Jiwa, Kenangan, dll. Lah ini... Mengheningkan Cipta??? "Bagus ya Mas, namanya? Aku bayangin di kedai kopi bakal diputer dua puluh empat jam lagu 'dengaaan seluruuuuh... angkaasaa raayaa memuuji... pahlawan negaraa...'"
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai kopi warung tinggi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status