Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bertransmigrasi Menjadi Tokoh Utama Novel Tragedi

Bertransmigrasi Menjadi Tokoh Utama Novel Tragedi

Namun, intimidasi yang terpancar dari aura Sebastian membuat pria itu akhirnya membungkuk hormat dan mundur, membiarkan mereka hanya berdua di area parkir yang sepi. ​Begitu sopir itu menjauh, Sebastian langsung berbalik menghadap Clarissa. Matanya menghunus tajam, penuh kilat peringatan. "Jangan pernah bicara sembarangan di depan Ibu, Clarissa," desisnya, melangkah maju selangkah demi selangkah untuk mengurung ruang gerak Clarissa. "Aku tidak akan membiarkanmu membuat pikiran Ibu terbebani sampai kesehatannya menurun lagi. Jaga batasanmu, Clarissa." ​Sebastian sengaja menunduk, melemparkan tatapan mengintimidasi yang biasanya selalu berhasil membuat siapa pun
10505 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as mengintimidasi
Read
+Library
SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA

SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA

"Mati kau! Mati!" Aura membunuh, niat jahat, dan pekikan penuh kegilaan menggema, saling tumpang tindih hingga menciptakan gelombang tekanan mental yang sanggup membuat nyali orang biasa menciut seketika. Bahkan sipir muda yang mengawal di sisi Fang Zhe tanpa sadar mempercepat langkahnya, sambil sesekali mengetukkan tongkat listrik ke jeruji untuk menertibkan para narapidana. Namun, target dari semua intimidasi itu justru menunjukkan respons yang mengesankan.
1012.8K viewsOngoingAdded to Library 256 Times as mengintimidasi
Read
+Library
Terbuai! Jarum Magis Mas Wira

Terbuai! Jarum Magis Mas Wira

Intonasi bicaranya terdengar sangat jelas dan tertata rapi, tipikal khas seorang pria politik yang sudah sangat pandai mengolah kata di depan publik. Wira terdiam membeku di tempatnya. Aura intimidasi yang dipancarkan oleh pria tua berkuasa ini benar-benar sangat kuat dan menekan, membuat Wira pada akhirnya harus menahan diri karena benar-benar takut salah berucap yang bisa berakibat fatal bagi nyawanya.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as mengintimidasi
Read
+Library
CINTA yang TERSAKITI

CINTA yang TERSAKITI

Ia memang dengan sengaja memancing kemarahan Sandoro, seperti hal pria itu yang kerap membuat ia naik darah. Sandoro menatap Natasya dengan tajam sambil merendahkan badan hingga wajahnya terasa begitu dekat Natasya. Bahkan hembusan napas hangat beraroma mint yang keluar dari mulut pria itu menerpa wajah Natasya. Lidah Natasya terasa kelu tenggorokannya menjadi kering hingga ia sukar menelan ludah. Ia menjadi begitu takut dengan aura yang diperlihatkan Sandoro.
2.7K viewsCompletedAdded to Library 66 Times as mengintimidasi
Read
+Library
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Aku memiliki kecemasan yang menggumpal di tenggorokan tanpa tahu cara mengeluarkannya. Sekarang, aku memiliki kata-kata. Dulu aku menyebut perilaku Prasetyo sebagai "ketegasan". Sekarang aku menamainya "intimidasi sistemik". Dulu aku menyebut diamku sebagai "bakti". Sekarang aku menyebutnya "kepengecutan strategis". Aku tidak lagi takut dengan kata-kata. Begitu aku memberi nama pada hantu-hantuku, mereka kehilangan kekuatan untuk menghantuiku. Mereka hanya menjadi barisan huruf di atas kertas.
9.472.6K viewsCompletedAdded to Library 2.6K Times as mengintimidasi
Read
+Library
AKU MENIKAH DENGAN PRIA YANG MEMBENCIKU

AKU MENIKAH DENGAN PRIA YANG MEMBENCIKU

Tatapan matanya tajam, menusuk, dan memancarkan aura intimidasi level tinggi yang bisa membuat lawan bicara ciut dan mundur ketakutan. "Lo ngomong apa?" tanya Arkana pelan. Suaranya rendah, berat, namun sangat jelas terdengar dan menusuk sampai ke tulang. "Gue jalan sendiri, nggak ganggu lo kan? Jadi kenapa lo berani nahan gue?"
103.9K viewsCompletedAdded to Library 136 Times as mengintimidasi
Read
+Library
DICERAI SETELAH MALAM PERTAMA

DICERAI SETELAH MALAM PERTAMA

Nada bicaranya sangat elegan dan berwibawa, sepadan dengan setelan jas mewah yang dipakainya. "Kamu mengancam seseorang untuk mengundurkan diri, memangnya kamu siapa? Sebaiknya kamu segera pergi atau aku akan memanggil satpam untuk mengusirmu." Perkataan lelaki itu mengintimidasi Sinta. Sinta yang awalnya tidak terkendali menjadi diam tidak berdaya. Dia mulai melepaskan tangannya dari rambut dan lenganku. "Apa yang kalian lihat?" tanya lelaki itu sambil memandang kami satu-persatu.
10.1K viewsCompletedAdded to Library 221 Times as mengintimidasi
Read
+Library
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

Dua mahasantri itu terus berusaha meyakinkan ibu musrifah, kalau yang mereka alami bukan halusinasi. Ibu musrifah langsung menjelaskan. Bahwa derajat manusia lebih tinggi daripada jin, syaiton, dedemit atau sejenisnya. Jadi jangan takut. Justru harus buat jin itu takut pada kita. Gimana caranya? Perkuat iman. Jangan takut, jangan suka berhalusinasi karena justru itu akan membuatnya nyata. Kadang kita merasa takut, sampai melihat bayangan lampu pun di sanga setan. Jadilah jin itu muncul beneran. Tiba-tiba lampu padam. Semua mahasantri lantai tiga menjerit ketakutan. Ibu musrifah mulai panik ngadepin mahasantri yang banyak ini jerat jerit ketakutan tidak karuan. Sambil teriak "diam... tenang..
104.6K viewsCompletedAdded to Library 166 Times as mengintimidasi
Read
+Library
Pernikahan Jebakan Kakak Mantanku

Pernikahan Jebakan Kakak Mantanku

kata Nova, berusaha mengambil alih kendali atas situasi ini. 'Jika dia mulai melayangkan kata-kata yang bersifat mengintimidasi, coba alihkan perhatiannya dengan memberikan pujian.' Ucapan Aldo tadi masih terngiang di kepala Nova. Tak hanya itu, Nova juga masih mengingat setiap detail informasi yang diberikan Aldo untuk bekal menghadapi sikap Angga.
1015.6K viewsOngoingAdded to Library 451 Times as mengintimidasi
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status