Pernikahan Kontrak dengan Presdir Tampan
"Bohong kalau aku tidak kecewa, dusta jika aku tidak terluka, tapi dibalik rasa itu aku sadar tidak semua yang kita inginkan akan terwujud menjadi nyata. Salahku dari awal yang kuat menggenggam, mengikat hati hanya untukmu. Padahal ada kalanya kita akan saling melepaskan. Sejatinya, jika takdir tidak memihak, semakin kuat menggenggam semakin dahsyat guncangan dan pada akhirnya salah satu dari kita harus saling melepaskan agar tidak tenggelam dalam khayalan yang tak bertepi. Sepertinya meninggalkanmu adalah pilihan terbaik dalam hidupku.
"Jangan pergi! Jangan tinggalkan aku! Bukankah kau sudah berjanji akan bertahan dan menungguku selama aku berusaha melupakann