Suamiku Sudah Wafat
Karena memang bagaimana pun ceritanya, apa yang dia katakan tadi cukup masuk akal.
"Bilang pada orang itu, Mas, buat jauhin kamu. Gimana nanti kalau kamu yang terluka? Mas Abri, kan udah pulang. Lebih baik putuskan aja hubungan dengan orang-orang dengan kehidupan rumit seperti itu. Kalau pun harus menjalani kehidupan kayak kemarin, aku nggak keberatan, Mas. Asalkan semua hal-hal aneh ini bisa lepas dari kehidupan kita. Aku rindu Mas Abri yang dulu," aduku dengan kecemasan yang tertera.
Kuharap dia mau mendengarkanku untuk segara melepaskan hubungan dengan orang-orang toxic itu. Lebih baik hidup apa adanya dari pada penuh kemewahan tapi diancam keselamatannya.