Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MENYELAMATKANMU

MENYELAMATKANMU

ucapnya dengan decak kagum. Arin mengangkat bahu lalu meletakkan kedua tangannya di pinggang kecilnya. "Arza. Tempat ini sangat keren!! " Dan tak lama seorang pria tua berseragam putih dengan kumis yang tebal berjalan mendekati Arin yang sedang kebingungan. Pak Deni bertanya" Cari siapa nak? " "Yuta pak! Yuta Reemar. "
103.0K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as menjemput
Read
+Library
KAMU KRIMINAL ISTIMEWAKU

KAMU KRIMINAL ISTIMEWAKU

Rasa jengkel membumbung saat Merin menyadari intisari dari pesan itu. [Besok, kamu harus ikut dalam perjamuan keluarga besar. Pulanglah ke apart setelah sidang.] PRANG! Merin melempar ponselnya menembus hologram dan menghantam vas bunga. Eldric membelalak, lalu menarik tubuh gadis itu. Dilihatnya Merin yang tampak kacau. Dengan deru napas
2.1K viewsCompletedAdded to Library 60 Times as menjemput
Read
+Library
Memar Termanis

Memar Termanis

“Gue udah kenal lo cukup lama, Jex. Dari kecil kita bareng-bareng. Gue tahu cara lo kalau lo nginginkan sesuatu. Lo bakal kejar sampai dapet, sekalipun harus… maksa.” Mata Jexon mengarah ke Abex sejenak. Tatapannya tajam, seolah menantang, sebelum kembali fokus ke depan. “Gue pernah dengar satu kalimat,” katanya pelan. “Kadang, sesuatu yang memang milik kita gak akan datang begitu aja. Lo harus berani merebutnya dari orang lain dulu.”
101.4K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as menjemput
Read
+Library
Dendam Membara Tuan Muda Yang Terbuang

Dendam Membara Tuan Muda Yang Terbuang

kata Nisa. "Astagfirullah, Ello memang lupa kalau Ello harus menjemput kakak," balas Ello membuat Nisa merasa geram pada sang adik. "Sorry ya kak," ucap Ello. Namun Nisa hanya diam dan langsung mematikan ponselnya. "Kenapa?" tanya Rayhan saat melihat wajah cemberut Nisa. "Ello lupa jemput aku," jawab Nisa.
103.7K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as menjemput
Read
+Library
Istri Bayaran Duda Angkuh

Istri Bayaran Duda Angkuh

Mendekatkan ponsel ke arah wajah Slamet “Ha-lo,” ucap Slamet. “Halo, Mas Slamet. Sudah sampai belum?” “Belum mbak.” “Hm, nanti malam bisa temani aku nggak? Ada acara reuni, bisa ya? Aku jemput ke tempat kamu deh.”
1014.9K viewsCompletedAdded to Library 388 Times as menjemput
Read
+Library
Memantai [Tamat]

Memantai [Tamat]

Ia pun tersenyum kepada makanan yang sedang dipegangnya. “Ih! Sekarang malah senyum sama mie goreng! Dasar aneh!” ucap Lili di dalam hati. Setelah makanan selesai mereka habiskan, mereka pun merapikannya kembali ke dalam kotak, termasuk dengan kemasan bekas air mineralnya juga. Ridwan lalu mulai memimpin obrolan. Ia menyampaikan hal-hal yang perlu dipersiapkan untuk dibawa ke Pulau Pahawang.
108.9K viewsOngoingAdded to Library 311 Times as menjemput
Read
+Library
KEMELUT CINTA

KEMELUT CINTA

tantangku. "Kamu bisa aja menyeludupkan pacarmu ke dalam kamar. Nenekku penglihatannya sudah rabun. Kamu dengan mudah bisa membawa panda ke kamarmu lalu bilang itu karung beras. Nenekku nggak akan melihat perbedaannya."
101.2K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as menjemput
Read
+Library
Mengejar Mentari

Mengejar Mentari

“Lumayan” Dzi kesal dengan kata lumayan yang diucapkan Antoni. Ia tidak mengucapkan apapun beberapa kali ia melakukan pukulan dan tusukan, mencoba menjatuhkan lawan dengan tenaga dan tangan kosong namun berkali-kali Dzi gagal. Ia sedikit terengah. Tenaga yang sudah terkuras untuk melawan lima anak buah Antoni membuat pertahanannya sedikit menurun.
109.0K viewsCompletedAdded to Library 332 Times as menjemput
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status