Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri Muda Untuk Erlang

Istri Muda Untuk Erlang

Tak berkedip, mata Erlang mengikuti gerak lambat si wanita yang sedang berjalan gemulai dan berlalu menuju keramaian. Seperti sedang menggoda, wanita bernama lengkap Maya saputri itu berbalik lagi dan tanpa ragu mengedipkan sebelah mata, lantas menyapa Erlang dengan hanya menggerakkan jari telunjuknya. "Oh shitt!" Pada pandangan pertama, seketika Erlang tergoda dengan wanita yang menggunakan gaun tipis nan mini itu.
103.2K viewsCompletedAdded to Library 79 Times as menyeringai
Read
+Library
Menyerah
Read
+Library
Sisi Liar Mas Nanang

Sisi Liar Mas Nanang

Nanang hanya bisa mengerang, tangannya meremas gemas Gunung kembar Risa yang berada di dekatnya. “Ohhh... terus, Kak!” Ningsih menggelinjang hebat saat puncak gairahnya pecah. Cairan hangat mi liknya tumpah membanjiri Permen Nanang, membuatnya terasa semakin licin dan nikmat. Ningsih akhirnya ambruk kelelahan, dan kini giliran Risa yang sudah siap dengan po sisi menungging, memamerkan asetnya yang menggoda.
105.0K viewsCompletedAdded to Library 134 Times as menyeringai
Read
+Library
Merayu Kaisar Tua

Merayu Kaisar Tua

Ucap Permaisuri Shen Xin Yi dengan senyum merekah indah dan suara lembut yang melayang dan memabukkan. Zhao Tian meletakkan kuasnya, menatap ringan pada permaisurinya yang jelas telah banyak berdandan untuk tampil cantik di depannya. Zhao Tian menggelengkan kepalanya ringan. "Kami tinggalkan makanannya disini dan pergilah. Terimakasih atas perhatianmu." Ucap Zhao Tian kemudian tak lagi memerdulikan Shen Xin Yi.
9.613.5K viewsOngoingAdded to Library 405 Times as menyeringai
Read
+Library
Anak dari Sang CEO

Anak dari Sang CEO

Seketika rasa manis menyebar, membangkitkan memori lama. “Nih, permen buat kamu.” “Saya nggak suka permen.” “Coba dulu. Manis, bisa ngilangin gelisah. Cocok buat orang yang lagi banyak pikiran kayak kamu. Daripada ngerokok, mending makan permen. Sehat, kan?” “Makasih. Nama kamu siapa?” “Arra Prameswari. Jurusan Akuntansi. Kalau kamu?”
101.4K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as menyeringai
Read
+Library
Istri yang Kau Sengsarakan

Istri yang Kau Sengsarakan

Wanita itu akhirnya pergi—dengan wajah kesal. Gerobak bubur itu bergoyang pelan setiap kali Nayara mendorongnya melewati jalanan kecil pemukiman padat. Perutnya yang besar—delapan bulan lebih usia kandungannya—tidak menghalangi semangatnya. Walau sesekali ia harus berhenti karena kram kaki atau nyeri pinggang, Nayara tetap tersenyum ramah kepada setiap pembeli yang menyapanya. “Bubur ayam, Bu Lilis?” tanya Nayara sambil mengatur mangkuk.
1.7K viewsCompletedAdded to Library 38 Times as menyeringai
Read
+Library
BERSAMANYA

BERSAMANYA

Ini, dipasangkan dengan sepasang sepatu hak hitam polos, membuatnya tampak seperti dewi dari oasis terpencil dan damai. Kecantikannya bukanlah tipe yang membuat orang kagum, tetapi fitur wajahnya halus dan mudah diingat. Dia memberi orang lain perasaan dibelai oleh angin musim semi yang lembut. Ada wanita seperti itu di dunia, yang kecantikannya tidak memukau tetapi tetap mempesona. Dan kebetulan Huo Mian adalah salah satu dari sedikit wanita itu, yang bisa memikat orang-orang di sekitarnya dengan kehadirannya yang unik.
104.1K viewsOngoingAdded to Library 153 Times as menyeringai
Read
+Library
Senja Pertama

Senja Pertama

“Maaf Sendanu baru ke sini. Mama baik-baik aja kan selama Sendanu nggak ada?” “Nggak Nu. Mama akan baik kalau kamu tetap di sini. Kenapa kamu pindah Nak?” Tangan Sekar menggapai Sendanu. Tatapannya menyiratkan kesedihan. “Ada Riris, Ma. Dia bisa ngobrol sama Mama supaya Mama nggak kesepian.” “Siapa itu Riris?” Sendanu mengerutkan keningnya. “Riris anak Mama. Adik Sendanu. Mama ingat kan?”
7.7K viewsCompletedAdded to Library 209 Times as menyeringai
Read
+Library
MENARI BERSAMA HUJAN

MENARI BERSAMA HUJAN

jawab Al dengan nada dingain ********* Bantu like komen vote dan hadiahnya temen temen Dukungan kalian akan membuat author lebih semangat untuk update
103.7K viewsOngoingAdded to Library 119 Times as menyeringai
Read
+Library
Pelangi atau Senja

Pelangi atau Senja

tegasku “Iya, bebas kamu mah, asal bahagia. Hari demi hari terlewati dari aku yang terbiasa hidup di kos sendiri, aku yang mulai akrab dengan orang sekitar, teman bekerja dan mulai mempunyai teman dekat. Terutama Aryan, di mana dia adalah seorang tempat aku cerita, mengeluh saat lelah bekerja, bahkan mengeluh saat kesepian setelah pulang bekerja, dia adalah orang pertama yang aku cari untuk aku ganggu biar aku tidak merasa kesepian. Bagi aku mengganggu ketenangan Aryan adalah sebuah kesenangan tersendiri bagiku, meskipun pada akhirnya aku akan kena marah dan nasihat sok bijak dan tidak jelas alurnya. Selain aku merasa dekat karena dia berasal dari kota yang sama denganku karena Aryan juga ya
2.3K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as menyeringai
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status