Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TERGODA CINTA DUDA DINGIN

TERGODA CINTA DUDA DINGIN

Menoelnya, menunjuk-nunjuknya, menepuk-nepuknya pelan dan mengelusnya. “Maafin Mimi ya belum bisa nerima kalian dengan senyuman bahagia,” gumamnya, lalu seperti tersadar dia mengangkat kepalanya dengan kening berkerut. “Mimi?” Naura berdecak, memakan secuil lagi rotinya saat pintu menjeplak terbuka –Braaaaak!!
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai menyeringai
Baca
+Pustaka
Di Bawah Kendali sang CEO

Di Bawah Kendali sang CEO

seringai Amy licik. Ia duduk di atas perut Erik dan melepas dress nya. Menampilkan tubuh yang hanya dibalut dengan dalaman berwana hitam. Amy menunduk, mencium lagi mulut Erik yang terasa panas. Ciuman Amy turun ke bawah. Mengagumi da-da Erik yang penuh dengan otot-otot kuat. Dan dan para mantan selingkuhannya—kecuali Isaac—tidak ada yang memiliki bentuk tubuh indah seperti ini. Membuat gairah Amy semakin menjadi-jadi.
1010.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 332 kali sebagai menyeringai
Baca
+Pustaka
Istri yang Kau Remehkan

Istri yang Kau Remehkan

Suri bersungut-sungut seraya mendorong pintu kaca minimarket. "Saya juga serius, Ri. Seserius saya menanti jawaban kapan tepatnya kamu ingin saya halali?" Suri memelototi Damar. Bukan apa-apa. Damar dengan sengaja mengeraskan kalimatnya, sehingga orang-orang yang ada di dalam minimarket menatap Suri dengan pandangan menggoda. Kadung malu, Suri mencubit pinggang Damar dan buru-buru berjalan ke rak makanan kecil. Meninggalkan Damar yang tertawa renyah di belakangnya.
1082.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai menyeringai
Baca
+Pustaka
Cinta Dingin Sang Pewaris

Cinta Dingin Sang Pewaris

Seulas senyum getir tersungging di sudut bibir Pasai. "Hati-hati di jalan, Den. Titip maaf saya untuk Mbak Agni. Semoga kalian cepat-cepat dipersatukan." Pasai tersenyum dengan tulus ke arah laki-laki yang mungkin memang jodoh Agni di masa depan. Gama mengangguk sumringah, lalu pergi dari sana dengan senyum penuh kemanangan. *** Haji Baron menarik nafas panjang di kamarnya yang hanya dibatasi dinding bilik bambu dengan kamar yang ditempati Pasai di rumahnya.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai menyeringai
Baca
+Pustaka
Terikat Tatapan Pak Dosen

Terikat Tatapan Pak Dosen

Sampai akhirnya Erina muncul dari ujung selasar membawa kantong kertas berminyak yang aromanya sangat menggoda. "Maaf, maaf! Tadi agak mengantre," sesal Erina. Maorielle langsung saja menerima burger pesanannya dari Erina. "Aku sudah sangat lapar," ujarnya sudah tidak tertahankan. Mao segera menyantapnya, segigit, dua gigit, tiga gigit. Namun, baru saja ia akan menikmati kunyahan berikutnya, sosok Khai muncul di ujung lorong dengan langkah tenang.
688 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai menyeringai
Baca
+Pustaka
Cerai pura pura

Cerai pura pura

Apa Angga tahu? "Assalamu’alaikum, Santi," sapa Ambar ramah, senyumnya manis sekali, memperlihatkan deretan gigi putih hasil *veneer*. "Wa’alaikumsalam," jawab Santi kaku. Ia tidak mempersilakan masuk. "Boleh aku masuk? Panas nih di luar. Kasian *baby*-nya kepanasan," Ambar mengelus perutnya dengan gerakan pamer.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai menyeringai
Baca
+Pustaka
Gairah Sang Penyihir Menawan

Gairah Sang Penyihir Menawan

Begitu memasuki butik, aroma kain baru dan parfum lembut menyambutnya. "Lady Alice!" Lady Meriana menghampirinya dengan senyum lebar, gaunnya yang elegan berkibar saat ia berjalan. Alice membalas senyum itu. "Tempat ini… lebih indah daripada yang kubayangkan." Meriana dengan bangga menunjuk ke arah sudut butik, di mana sebuah gaun berburu berwarna hijau zamrud terpajang. "Ini gaun berburu yang kami siapkan khusus untuk anda. Ringan, fleksibel, tapi tetap anggun."
10912 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai menyeringai
Baca
+Pustaka
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Begitu memasuki rumah makan, seorang pelayan menyambut kami dan memberikan daftar menu. "Haruan cacapan limau kuit," ujarku pada pelayanan rumah makan. Ikan haruan atau ikan gabus memang sangat sempurna saat dipadukan dengan cacapan limau kuit. Cacapan limau kuit sejenis sambal berbentuk cair, terbuat dari irisan bawang merah mentah, diberi irisan limau kuit serta cabe rawit. Tak lupa garam dan air secukupnya. Rasanya sangat segar. Menggugah selera.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai menyeringai
Baca
+Pustaka
TERALIS WAKTU

TERALIS WAKTU

Senja Olehku yang berduka Hai senja Warnamu indah Oren kemerahan Memberi semangat juga kehangatan Cahayamu memberi ketenangan Untuk hatiku Yang mengharu biru Hai senja Kau mengantarkan cahaya kehidupan Mengawali kegelapan malam Mengantar makhluk Ke peristirahatan Hai senja Lihatlah Aku terdiam Memandangmu Dengan luka Senyumku hilang Melayang Terbawa kegelapan Terbang bersama kebahagiaan Melayang Tinggi ke awan Hai senja
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai menyeringai
Baca
+Pustaka
Obsesi

Obsesi

Teriak Winter "Win-" Eldoris membungkam mulut Kaizen menggunakan tangan kanannya, raut Merman itu sungguh mengerikan. Dia menarik wajah Kaizen mendekat dengan mata melotot marah, ada setumpuk kebencian disana saat Eldoris berbisik penuh ancaman "Diam, atau kumutilasi Ariel serta pria ini hidup-hidup dan memaksa mulut kecilmu untuk memakan daging mereka mentah-mentah."
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai menyeringai
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status