Terikat Tatapan Pak Dosen
Sampai akhirnya Erina muncul dari ujung selasar membawa kantong kertas berminyak yang aromanya sangat menggoda.
"Maaf, maaf! Tadi agak mengantre," sesal Erina.
Maorielle langsung saja menerima burger pesanannya dari Erina. "Aku sudah sangat lapar," ujarnya sudah tidak tertahankan. Mao segera menyantapnya, segigit, dua gigit, tiga gigit. Namun, baru saja ia akan menikmati kunyahan berikutnya, sosok Khai muncul di ujung lorong dengan langkah tenang.
Bab Populer