Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
HUMAN AND THEIR NIGHTMARE (Bahasa Indonesia)

HUMAN AND THEIR NIGHTMARE (Bahasa Indonesia)

Dan aku tak terlalu menyukai permen jenis ini jika mengingat keterkaitan namanya dengan makna mitos itu sendiri. Ah, kau tak paham maksudku tadi? Yang kusinggung tadi itu adalah permen Mentos. Mentos sendiri adalah sebuah merek permen rasa mint dalam kemasan yang dijual di toko-toko dan mesin jual otomatis. Sebenarnya tak ada hubungannya antara Mentos dan mitos. Itu hanya imajinasi anak kecil yang suka menyembunyikan coklat di antara sela-sela giginya saja.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai merengut
Baca
+Pustaka
Mengejar Mentari

Mengejar Mentari

Drett Ponsel Defandra bergetar. Defandra yang masih sibuk dengan kameranya belum sempat fokus pada ponsel. Ia terus membidik Dzi dari berbagai posisi. “Kena kamu. Asal kau tahu Bosku sangat mencintaimu. Kapanpun dia menginginkanmu ada di dekatnya, kau sama sekali tidak bisa mengelak yang Mulia Ratu.” Gumam Defandra sambil memandang hasil jepretannya berkali-kali. Ia melirik posisi duduk Dzi dan Firman yang kini sudah kosong seorang pelayan sedang melangkah mendekati meja yang baru dipakai mereka. Tangannya cekatan mengambil peralatan bekas makan dan meletakkannya di nampan. Ia mengambil kain lap. Setelah menyemprotkan cairan ke meja, ia segera membersihkannya.
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 338 kali sebagai merengut
Baca
+Pustaka
Gerhana

Gerhana

Gerhana bermaksud berlalu dari hadapan Tangguh. "Tunggu," Tangguh menahan lengannya. "Ini." Sebotol minuman dingin berwarna kuning kecoklatan digenggamkan ke tangannya. "Apa ini, Pak?" tanya Gerhana penasaran. "Campuran kunyit, asam dan gula jawa. Ibu saya dulu kerap membuatnya saat merasakan nyeri haid. Saya mencoba-coba membuatnya sendiri kemarin. Jangan takut kadaluarsa. Saya meletakkannya di pendingin mobil. Masih aman untuk dikonsumsi."
1026.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai merengut
Tampilkan Ulasan (16)
Baca
+Pustaka
diyah dhee
Cerita ga pernah gagal, selalu bikin candu. Ga trlalu banyak bab, jd ga bertele2. Cuman yg bikin penasaran urutan bacanya dr mana ya? Kadang bingung sama tokoh2nya. Nyambung smua, atau aku yg lemot ............
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
EMERALD

EMERALD

“Pandu? “ Samuel tiba tiba tertawa kencang. Kedua alis Alin mengkerut sembari menatap Samuel yang tengah tertawa. Tidak ada yang lucu tapi kenapa dia tertawa?. “Ya sudah lah, balik ke kelas yuk. Bentar lagi bel nih. “ “Apaan sih lo ga jelas banget, tiba tiba ketawa. “ Alin masih penasaran, kenapa Samuel tertawa? Apa ada yang lucu? Perasaan Alin sedang tidak melawak. Alin menghiraukan itu dan ia berjalan bersama Samuel menuju kelas nya. “Dindaaa. “ Teriak Alin, ia melihat Dinda di coridor sekolah tengah memegang minuman yang di pesan Freya. Dinda tersenyum dan melambaikan tangan. Samuel dan Alin pun menghampiri Dinda yang berada di depannya. “Ayo bareng ke kelas nya. “ Dinda mengangguk dan be
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai merengut
Baca
+Pustaka
PUDING JELLY

PUDING JELLY

Puding jelly. "A-aku. Aku, aku nggak laper Kak." Aku menunduk malu. Jantungku berdebar tak karuan. Ingin sekali aku berlari. Menjauh dari lelaki yang sudah mencuri hatiku ini. "Nggak apa-apa kok kalau mau di makan nanti. Tapi Adek cantik nggak boleh ya menolak pemberian dari Kakak. Apalagi Bu Panti juga bilang kalau makanan ini adalah makanan kesukaan Adek cantik." Ya, aku memang menyukai puding jelly. Namun mulai saat ini, aku tak hanya menyukai puding jelly, aku juga akan mencintainya. Mencintai kenangan yang dia buat. Bahwa aku berkenalan dengan seseorang yang begitu aku cintai, lewat puding jelly.
5.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai merengut
Baca
+Pustaka
Renjana

Renjana

katanya lagi seakan tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. Semenjak hari itu segalanya tentang dia berbeda, sepertinya aku dan Adit selalu bertemu, namun aku masih belum tahu, apakah dia sudah tahu kalau aku adalah Rena yang suka neror dia selama ini atau tidak? Adit ternyata satu kelas dengan Dito, mereka jurusan patiseri atau pembuat kue yang terdengar seperti “segerombolan orang dengan celemek warna pink dan suka masak” Dari hal itu kupikir patiseri hanya ada cewek dan kalaupun ada cowok pasti cowoknya kecewek-cewekan (mengerti?), yah, semacam cowok tapi feminin gitu (loh??), tapi itu ga sepenuhnya bener, nyatanya cowok-cowok di patisserie ku akui lebih ganteng daripada yang ada di 3 p
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai merengut
Baca
+Pustaka
Madu Pilihan Mertua

Madu Pilihan Mertua

Keluarga kecil itu kini merasa lebih lengkap daripada sebelumnya. Namun, di balik kebahagiaan ini, Maya mengingat kembali sebuah kenangan. Dia teringat bagaimana di masa lalu, Hani pernah menawarkan madu—madu yang menjadi lambang dari keputusan besar dalam hidupnya. Saat itu, Maya berpikir bahwa madu tersebut adalah simbol dari tekanan dan ekspektasi. Tapi sekarang, setelah melalui semua yang terjadi, Maya menyadari bahwa madu itu adalah langkah awal yang membawanya pada kebahagiaan bersama Gilang, pria yang benar-benar merupakan belahan jiwanya. "Siapa sangka," gumam Maya dalam hati, "bahwa madu itu akan mengantarku pada kebahagiaan ini."
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai merengut
Baca
+Pustaka
Kuranji

Kuranji

seru Puti Tan kecil seraya tersenyum lebar, berlari membawa sebuah sendok berisi cairan karamel yang masih panas dan belum mengeras. Puti Tan kecil senang sekali memakan permen karamel. Ia baru saja belajar membuat sendiri dan berniat memamerkan hasil kerja kerasnya kepada sang ayah. “Puti, awas!” teriak Kuranji, melihat sebuah kayu bulat melintang di jalan yang akan dilewati oleh Puti Tan. Sayang Puti Tan terlambat bereaksi. Gadis itu pun tersandung dan oleng.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai merengut
Baca
+Pustaka
Pembalasan Sang Pewaris

Pembalasan Sang Pewaris

Kalau minuman miriplah dengan anggur. "Aduh, itu juga mahal. Keluh Regan, sudahlah gantungan kunci sama coklat saja." Regan berusaha menawar. Alasan lain dia malas membelikan keju karena dia harus mencari toko pastry yang menjualnya. "Dih, pelit sekali, Kak Regan. Mumpung sudah sampai di Swiss. Usaha sedikitlah biar adikmu bisa mencicipi keju legendaris itu."
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai merengut
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status