Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

Aku duduk di jendela, sambil memeluk botol air, memandang ke laut biru yang dalam, mencoba mencari sosok Ibu. Akan tetapi, yang akhirnya datang adalah kabar kematian Ibu, dan Ayah yang penuh kemarahan.
8.4K viewsCompletedAdded to Library 202 Times as merenung
Read
+Library
MERTUAKU MISKIN

MERTUAKU MISKIN

MERTUAKU MISKIN 2 “Tunggu, Neng!” Suara pedagang daster itu membuatku terpaksa menoleh lagi. “Kenapa?” tanyaku seraya memasang wajah malas. “Ini kembaliannya, Neng.” “Ambil saja, buat beli obat penyumpal mulut, biar nggak asal bicara dan nyakitin hati orang,” kataku membuat dia dan semua wanita di sana terdiam.
9.48.8K viewsOngoingAdded to Library 298 Times as merenung
Read
+Library
Pulang

Pulang

Braaaakkkk! Decit suara ban mobil, suaranya sangat keras ketika mobil itu menghantam sebuah pembatas jalan dan terbalik. Tampak disana wajah tampan seseorang berlumuran darah, wajah tampan yang membuat seseorang memekik dengan begitu keras. “Pak!!!" Bu Retno terbangun, wajahnya pucat pasi keringat dingin membasahi wajahnya.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as merenung
Read
+Library
Reuni

Reuni

Waktu terus berjalan, Glen yang sedang merajuk sangat sulit untuk dibujuk. "Yank..bagaimana ini aku bisa ketinggalan pesawat....", Dimas mulai khawatir takut kalau dia akan ketinggalan pesawat yang akan dia tumpangi. Mahira pun mengambil alih Glen dari dekapan Dimas dengan sedikit memaksa, sehingga membuat tangisan Glen lebih keras hingga tersedu-sedu. Glen sekali lagi mencium kening Mahira dan tidak lupa mencium kening putra kecilnya itu dengan penuh kasih sayang.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as merenung
Read
+Library
DERREL

DERREL

Warning! Jangan lupa vote+komen Selamat menikmati hidangan ~~~~~~~DERREL~~~~~~~~ Melody melihat ke kanan kiri mencari keberadaan Derrel namun tak kunjung bertemu dengan cowok itu. Sepertinya Derrel benar-benar ingin menghindarinya hingga susah sekali di cari. ah mengesalkan sekali padahal ia ikut ke party anak petrios untuk bertemu Derrel.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 231 Times as merenung
Read
+Library
DENDAM

DENDAM

Dendam Part4 Sepanjang perjalanan menuju rumah sakit, Mamah kembali sadar, namun Mamah teramat membuat aku dan Papah semakin khawatir. Mamah terus meracau dan menyebut-nyebut nama Alena, perasaan hati ini semakin tidak karuan. "Alena ..., Alena, jangan tinggalkan Mamah, Nak. Jangan ..., Mamah tidak kuat, tidak kuat jika harus kehilangan kamu, Nak."
1024.6K viewsCompletedAdded to Library 713 Times as merenung
Read
+Library
Exit

Exit

Dan benar saja. Buku yang kuambil merupakan buku ilmiah self-reminder karya Charles Duhigg yang berjudul The Power of Habit, kalau diartikan dalam bahasa Indonesia—kekuatan kebiasaan. Ketika aku membuka lembaran pertama firasat buruk menyergap. Benar saja, ketika tiba di bagian pertama aku menyadari sesuatu, menelan ludah. Sial ternyata buku aslinya, belum terjemahan, masih murni dalam bahasa asing. Aku mengatur nafas, merasa pusing kepala karena melihat banyak huruf-huruf menjadi kalimat, bak tanaman kebun besar yang saling menyesaki halaman, belum lagi bahasanya yang tidak akan pernah kumengerti. Aku melempar pandangan ke buku milik Laura sebelum rasa pusing membuatku pingsan di tempat dal
102.6K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as merenung
Read
+Library
Perjalanan Yang Mendebarkan

Perjalanan Yang Mendebarkan

Aku berjalan secepat mungkin ke kamar mandi untuk menuntaskan kebutuhan biologisku. Saat bermain dengan asetku, bayangan wanita yang berguncang di dalam mobil tadi terus terngiang-ngiang di kepalaku. Tubuhnya yang lembut, kulitnya yang halus, tubuhnya yang terus menempel erat ke tubuhku setiap kali mobi berguncang, serta wajahnya yang merona dan berkeringat….
12.4K viewsCompletedAdded to Library 482 Times as merenung
Read
+Library
Dendam yang Tak Terlupakan

Dendam yang Tak Terlupakan

Jantungnya berdebar kencang saat klip itu memutar momen pelarian sosok berjubah hitam itu. Mela segera memperbesar ukuran video yang menunjukkan punggung sosok tersebut. Ia mencoba mengidentifikasi postur, tinggi badan, atau detail pakaian yang mungkin ia kenal. Ia memutar ulang rekaman dalam gerakan lambat, berulang kali, mencari celah. Sosok itu bergerak terlalu cepat dan bayangan di lorong remang-remang membuat identifikasi wajah hampir mustahil. Frustrasi mulai menusuk, tapi Mela tidak menyerah.
727 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as merenung
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status