Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Oleh-oleh dari Mertua

Oleh-oleh dari Mertua

Oleh-oleh dari Mertua Ninik keluar dari kamar mandi dengan raut tetap merengut. Masam. Dia mengerling tajam padaku yang masih menunggu di depan pintu. Tatapannya menebar aura tidak suka. Aku membalas kerlingannya berani, menantang tatapnya dengan kening berkerut, tetapi bibir terkekeh geli. Entah mengapa sikapnya itu terlihat lucu bagiku.
9.9370.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.9K kali sebagai mertua toxic
Tampilkan Ulasan (47)
Baca
+Pustaka
Anies
baca cerita ini 2th lalu tapi pas bab terakhir aku gak berani baca waktu itu takut sad ending tapi hari ini aku baca lg beberapa bab terakhir dan beraniin buka bab Tamat'nya dan aku menyesal sudah parno duluan ternyata semua gak seperti yg aku bayangkan.. cerita author memang selalu luar biasa
dewi partuna_
Keren alurnya tidak tertebak. Typo nya sedikit. Karakter nya real bgt,tidak dipaksa paksa. Sukses menbuat aku kesal,marah,berdesir,puas,merinding,menangis,tersipu,dan tertipu oleh alur. Ada edukasi tipis2 juga mengenai Budaya. Kata kata nya pun indah setengah puitis. Ah baru kali ini beri rating .
Baca Semua Ulasan
Mertuaku Adalah Maut

Mertuaku Adalah Maut

Hesti masih sangat penasaran tentang kisah Arga dan Erika yang sampai saat ini masih belum ia dapatkan jawabannya. Arga menghela napas, jari-jarinya memainkan kemudi di hadapannya. "Aku sebenarnya bukan depresi, Hes. Justru… aku bersyukur. Wanita toxic seperti Erika akhirnya pergi dari hidupku. Ya ... beberapa hari berdiam diri. Anggap saja sedang melakukan RESET di hidup aku." tukas Arga pelan. "Toxic? Maksud kamu gimana?" Hesti mengernyitkan dahi. Wanita itu masih tidak mengerti arah pembicaraan dari Arga.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai mertua toxic
Baca
+Pustaka
Racun Mertua

Racun Mertua

Aku tak tahu. Karena bagiku baik dan bodoh itu hanya berbeda tipis. Orang baik pasti bisa dengan mudah di bodohi. Karena hatinya tidak sanggup menolak apapun keinginan orang lain. Dan orang bodoh sudah pasti baik, karena tidak bisa menghitung untung rugi dari kebaikannya pada orang lain. Dulu mertuaku seperti Bu Asta. Teramat menyayangi Hasan, tapi aku tidak memberikan apa pun pada mertuaku, pun aku tidak bekerja seperti menantu Bu Asta.
1020.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 708 kali sebagai mertua toxic
Baca
+Pustaka
Mertua, Awal Pembawa Petaka

Mertua, Awal Pembawa Petaka

Ibu mertua terlihat sibuk dengan ponselnya dan meninggalkan kompor dalam keadaan menyala, aku berpindah melihat rekaman cctv di ruang tengah mengikuti kemana ibu mertua berjalan. “Oke, Jeng. Aku kesana sekarang, kalau ditraktir jelas aku nggak bisa nolak dong apalagi ada hiburannya,” ujar ibu mertua pada orang di seberang telepon. Tanpa mematikan kompor ibu mertua keluar rumah bahkan aku bisa melihat ia bahkan tidak mengunci pintu rumah. Aku langsung kembali beralih melihat kondisi di dapur, mempercepat rekaman dan aku bisa melihat api itu merembet dari serbet yang ibu mertua simpan dekat kompor, suara ledakan yang tiba-tiba terdengar membuatku refleks berteriak dan melempar ponsel di tangan
1064.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai mertua toxic
Baca
+Pustaka
SUAMI TOXIC

SUAMI TOXIC

Nita memandangku sinis. Aku hanya menghela napas mendengar ocehan Nita. “Kamu bicara tidak ada sopannya! Mawar itu kakak iparmu. Lagipula bukan urusanmu soal uangnya Mawar!” hardik Ibu mertua keras. “Tapi itu, kan uang Ibu!” protes Nita. “Kamu kalau tidak tahu apa-apa, tidak usah asal bicara! Bikin malu saja!” omel Ibu mertua.
1045.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai mertua toxic
Baca
+Pustaka
Setelah Menonton Video

Setelah Menonton Video

Aku lagi-lagi tercengang. Awalnya kisah mertua toxic hanya aku baca di tiktok, ternyata kini aku sendiri mengalaminya. Astaghfirullah, ampunkan aku ya Allah. Mama Eva, ternyata beliau adalah mertua terbaik.
1013.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 479 kali sebagai mertua toxic
Baca
+Pustaka
The Huntress Trilogy #1 Daughters of Lucifer

The Huntress Trilogy #1 Daughters of Lucifer

Mertana meraih pisau keju di meja dengan gerakan cepat dan menyayat tenggorokannya tanpa jeda! Nina membuka mulut dengan ekspresi syok. Elba hanya memekik perlahan. Mertana menggelepar dan tersungkur di pangkuan Nina. Keduanya terpaku dengan wajah membeku. Wanita tua yang telah menanggung beban hidup dalam rasa bersalah dan duka atas kematian beruntun keluarganya kini binasa. Semua tragedi telah merusak jiwa juga mentalnya. Bertahun-tahun Mertana mencoba bertahan hanya untuk hari ini. Saat semua sudah sudah ia sampaikan, ia memilih untuk mengakhiri hidup. Demi menyudahi semua derita hati dan mimpi buruknya.
9.733.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai mertua toxic
Baca
+Pustaka
Ketika Istri Mulai Berubah

Ketika Istri Mulai Berubah

jawab wanita itu dengan santai. "Alfi, kamu kasihan sekali. Sudah hamil di luar nikah, lalu punya suami tukang selingkuh dan yang terakhir punya mertua toxic, ish, malang benar nasibmu," ucapnya dengan senyum mengejek. "Siapa yang kamu katakan toxic? Kamu itu wanita murahan, kamu wanita jahat. Dasar iblis betina!" sungut mertua Alfi.
1.593.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai mertua toxic
Baca
+Pustaka
Keperkasaan Sang Mertua

Keperkasaan Sang Mertua

Ayah mertua bagaikan sebuah kunci yang membuka belenggu itu, gerakannya tadi seolah melepaskan rantai yang mengurung binatang buas di lubuk paling dalam diriku. Begitu belenggu itu telah hilang. Binatang buas itu mulai mengamuk, perlahan-lahan mengambil alih akal sehatku, melahap tubuhku, dan mengubahku menjadi seorang wanita yang hanya ingin dipenuhi. Tubuhku perlahan berubah menjadi aneh dan panas, aku tidak mampu mengendalikan diri lagi. Aku hanya bisa membiarkan ayah mertua yang ada di belakangku memperlakukanku sesukanya.
217.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.5K kali sebagai mertua toxic
Baca
+Pustaka
Rumah Tanggaku Hancur Karena Ibu Mertua

Rumah Tanggaku Hancur Karena Ibu Mertua

Yang menyebabkan permasalahan sebenarnya bukanlah Roni ataupun Zahra sendiri, tapi Fatimah sang mertua. Kebaikan Zahra tak pernah ternilai, bahkan pengorbanannya tampak sia sia. tidak mudah mengakui kekurangan yang bukan miliknya, namun karena Zahra sangat mencintai sang suami, hingga ia rela mengakui kekurangan nya sebagai kesalahan hidupnya. "Ya, mulai saat itu lah ibu mertua saya membenci saya, dan selalu berusaha buat memisahkan saya dengan suami saya," ucap Zahra yang membuat Roni tertegun.
1011.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 274 kali sebagai mertua toxic
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status