Kembalinya Sang Pewaris yang Terbuang
Dari kampus ternama hingga hotel bintang lima.
“Sel, temani Ellya dulu, ya. Mama harus menemui seseorang di lantai dua.”
“Siap, Mama,” sahut Miselia riang. Dia mengajak El dan Barat ke salah satu meja kosong. Miselia memesankan banyak makanan untuk mereka. Makanan-makanan yang namanya terdengar aneh di telinganya. Andai saja ada mi laut pedas.
“El, aku ke toilet dulu, ya.” Pamit Barat.