DUNIAKU YANG HILANG
Umi menyebut nama itu lembut tanpa sentuhan emosi, tidak seperti biasanya yang penuh tekanan amarah.
"Di Italy Mi, tepatnya kota Milan..."
"Kamu masih berhubungan dengannya..?" Umi menatapnya, mencari kepastian.
"Tidak Mi, mungkin kami tak berjodoh" Thoriq mengalihkan tatapannya dari Umi, ditelannya saliva yang terasa pahit. Ia ingin melewati semuanya dalam diam, tak seorangpun boleh tahu.
"Oh..." hanya itu yang sanggup diucapkan Umi, harusnya dia senang mendapatkan jawaban sesuai harapannya. Tapi hatinya ngilu, jawaban Thoriq seperti sembilu yang merobek langsung ulu hatinya.
인기 회차