Nasi Bungkus untuk Laila
30 tengah malam.
Walau sudah memasuki tengah malam, namun susananya masih ramai. Beberapa orang masih terlihat lalu lalang di sepanjang ruko tempat minimarket berada, Sekumpulan anak muda, tampak sedang memainkan gitar. Mereka bernyanyai, tanpa mempedulikan orang lain yang merasa terganggu. Sebelah utara ruko, di depan bangunan paling pojok, terlihat beberapa gerombolan ojek online yang sedang mencari tambahan nafkah di malam hari.
Laila merasa menyesal meninggalkan gedung hotel seorang diri, tanpa memikirkan akibatnya, gemuruh hatinya dan emosi jiwanya membuatnya tak dapat berpikir jernih.
Hot Chapters