Suami Pelarian
Wanita cantik yang menyapaku sore itu adalah tetangga sebelahku, si wanita 'sulit', bukan Mbak Ola, ibu muda yang sudah berteman denganku.
Mimpi apa dia semalam, mengapa tiba-tiba perempuan ini menjadi ramah kepadaku? Dia tidak salah minum obat, 'kan? Atau malah lupa minum obat, sehingga terjadi kesalahan tehnis pada otaknya?
Ah, sudahlah! Coba berpikir positif saja, siapa tahu dia sudah bertobat.
"Ini adik-adik kamu, ya? Kembar tiga? Wah, lucunya, cantik-cantik pula!" seru perempuan itu setelah melihat ketiga adikku.
Chapitres populaires