Pesugihan Kandang Bubrah
Menanti.
Di dalam mimpinya, Jatinegara kembali berada di bawah pohon itu. Tapi kali ini, bukan hanya pohon yang ia lihat. Ada sesuatu yang bersembunyi di dalam lubang—sepasang mata kecil, merah berkilat, menatapnya tanpa berkedip.
Mereka pikir cerita mereka telah berakhir.
Tapi kenyataannya, pintu baru telah terbuka—pintu yang lebih tua, lebih dalam, dan lebih berbahaya dari yang pernah mereka hadapi sebelumnya.